Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Indro Warkop Kenang Dono dan Kasino di Synchronize Fest 2026, Lagu “Dan Aku Rindu” Bikin Haru
Entertainment

Indro Warkop Kenang Dono dan Kasino di Synchronize Fest 2026, Lagu “Dan Aku Rindu” Bikin Haru

By Darmo Gandul
October 19, 2026

JAKARTA Ballebale.com– Nostalgia, tawa, dan kerinduan berpadu dalam panggung Tribute to Warkop DKI di Synchronize Fest 2026. Di Forest Stage, Sabtu (17/10/2026), Indro Warkop bersama GJLS, Duo Bahlul, dan Orkes Nunung CS menghidupkan kembali lagu-lagu legendaris yang membesarkan nama Dono, Kasino, dan Indro.

Selama 45 menit, mulai pukul 18.30 WIB, panggung tak sekadar menjadi ruang untuk bernyanyi. Lagu-lagu lawas Warkop DKI menjelma jembatan antargenerasi, mempertemukan penonton yang tumbuh bersama film-film mereka dengan generasi muda yang ingin mengenal lebih dekat warisan hiburan legendaris tersebut.

Duo Bahlul, yang diperkuat Sahil Mulachela dan Kamal Rasyid, membuka pertunjukan bersama Orkes Nunung. Suasana semakin hidup ketika lagu-lagu seperti Mana Tahan, Aku Anak Desa, Ya Mustafa, dan Mama Yu Quero mengalun, berpadu dengan humor serta cuplikan film khas Warkop DKI.

Bukan sekadar konser nostalgia, pertunjukan ini menghadirkan kembali identitas Warkop DKI yang sejak dahulu memadukan musik, komedi, dan potret kehidupan sosial.

Dari Tawa ke Kerinduan

Kehadiran Indro di panggung menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Di hadapan para penggemar, ia berbagi cerita tentang proses di balik lagu-lagu awal Warkop DKI, termasuk pengalaman Dono ketika harus bernyanyi.

“Lagu-lagu tadi adalah lagu awal-awal yang diciptakan Warkop DKI. Aku masih ingat, dulu Dono yang paling enggak bisa nyanyi, butuh 10 hari buat dia nyanyi lagi tadi,” kenang Indro.

Cerita itu mengundang senyum sekaligus membuka kembali kenangan tentang perjalanan kreatif tiga sahabat tersebut. Di balik lagu-lagu yang kini menjadi bagian dari budaya populer Indonesia, tersimpan pengalaman dan kebersamaan yang membentuk perjalanan panjang Warkop DKI.

Namun, suasana berubah ketika Indro kembali ke panggung untuk menyanyikan Dan Aku Rindu.

Jika lagu-lagu sebelumnya menghidupkan keceriaan dan gelak tawa, lagu ini menghadirkan sisi yang lebih personal. Indro menyampaikan kerinduannya kepada Dono dan Kasino, dua sahabat sekaligus rekan seperjuangannya yang telah berpulang.

Di tengah riuhnya festival, momen tersebut terasa seperti jeda untuk mengenang persahabatan yang melampaui panggung dan layar lebar. Musik menjadi medium untuk menyampaikan perasaan yang tak selalu mudah diungkapkan dengan kata-kata.

Warisan yang Terus Hidup

Suasana kembali meriah ketika GJLS dan Duo Bahlul bergabung membawakan Nongkrong di Warung Kopi secara medley. Interaksi antarpengisi acara membuat pertunjukan berlangsung cair, dengan musik dan komedi berjalan beriringan.

Indro juga menyampaikan terima kasih kepada para penggemar yang terus menjaga kecintaan terhadap karya-karya Warkop DKI.

“Terima kasih atas apresiasi luar biasa kalian ke Warkop DKI. Di sini juga ada keluarga dari Mas Kasino, Mas Dono, dan saya juga yang ikut nonton,” ujar Indro.

Penampilan ditutup dengan Nyanyian Kode, Penonton menyambutnya dengan antusias dan ikut bernyanyi bersama. Celetukan humor yang sesekali menyentuh isu politik turut mengingatkan publik pada ciri khas Warkop DKI: menjadikan tawa sebagai cara untuk membaca kehidupan sosial.

Kehadiran GJLS, Duo Bahlul, dan Orkes Nunung CS memberikan sentuhan baru tanpa menghilangkan karakter lagu-lagu yang dibawakan. Kolaborasi lintas generasi itu sekaligus memperlihatkan bahwa karya lawas tetap bisa menemukan tempat di tengah selera hiburan masa kini.

Bagi generasi yang tumbuh bersama Dono, Kasino, dan Indro, lagu-lagu tersebut menjadi pintu menuju kenangan masa lalu. Bagi penonton muda, panggung ini menjadi kesempatan mengenal warisan komedi dan musik yang telah mewarnai perjalanan hiburan Indonesia.

Di Synchronize Fest 2026, Warkop DKI bukan sekadar dikenang. Lewat lagu, tawa, dan kerinduan Indro kepada kedua sahabatnya, warisan mereka kembali menemukan kehidupan di hadapan generasi yang berbeda.[**]

Tags:

DonoIndroWarkopKasinoSynchronizeFest2026WarkopDKI
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Polda Metro Jaya Pastikan Proses Hukum Perkara Anggota Polri di Pondok Cabe

Next

Tujuh Tahun Members EGA Jakarta, Ketika Lagu Ebiet Menjelma Jadi Ikatan Persaudaraan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • DJKI dan Nonton Yuk Jajaki Kolaborasi, Kreator Film AI Didorong Raih Royalti
  • JOiN 2 Siap Guncang Kota Tua Jakarta, Satukan Seni, Budaya dan Semangat Silaturahmi
  • Polda Lampung Bongkar Peredaran Uang Palsu Rp980 Juta, Satu Tersangka Ditangkap di Bakauheni
  • Apresiasi Program Ju Jitsu Kapolsek Bekasi Selatan, Ketua PBJI Kota Bekasi Siapkan 49 Matras untuk Latihan
  • TNI – Polri, Pemprov DKI Bersihkan Sampah Usai Aksi

Archives

  • October 2026 (273)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network