Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Naya Anindita Angkat Kisah Korban PHK dalam Balutan Komedi Hangat di Agensi Rumah Tangga
Entertainment

Naya Anindita Angkat Kisah Korban PHK dalam Balutan Komedi Hangat di Agensi Rumah Tangga

By Darmo Gandul
August 6, 2026

JAKARTA,Ballebale.com—Di tengah situasi ketika pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi kenyataan yang dihadapi banyak pekerja urban, sutradara Naya Anindita memilih mengangkatnya ke layar lebar dengan cara yang ringan sekaligus menghangatkan hati. Lewat Agensi Rumah Tangga, ia menghadirkan kisah tentang kehilangan pekerjaan, keberanian memulai dari nol, hingga makna keluarga yang kadang justru ditemukan di luar ikatan darah.

Film produksi Starvision bersama Legacy Pictures, Vortera Studios, dan Navvaros Entertainment itu dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 10 September 2026. Diadaptasi dari novel laris karya Almira Bastari, skenarionya ditulis oleh Upi bersama Ayu Anggraini Putri.

Tokoh utamanya adalah Katia (Enzy Storia), perempuan yang hidupnya seolah berjalan mundur. Setelah menjadi korban PHK, lamaran kerjanya terus ditolak. Di saat bersamaan, cicilan KPR terus menunggu, sementara sang ibu berharap ia memilih pekerjaan yang lebih mapan sebagai pegawai negeri.

Di tengah kebuntuan itu, sebuah ide sederhana muncul. Ketika ibunya terpaksa melepas asisten rumah tangga mereka, Bi Minah (Tike Priatnakusumah), Katia melihat peluang yang tak pernah terpikirkan sebelumnya: mendirikan agensi penyalur asisten rumah tangga.

Namun, bisnis itu ternyata tak sesederhana yang dibayangkan. Beragam persoalan para pekerja rumah tangga, karakter para klien, hingga kisah asmara dengan Kafka (Afgansyah Reza) membuat perjalanan Katia dipenuhi tawa sekaligus dilema. Ia harus memilih antara mengejar pekerjaan yang dianggap “aman” atau mempertahankan usaha yang perlahan menjadi rumah bagi banyak orang.

Bagi produser Chand Parwez Servia, Agensi Rumah Tangga bukan sekadar drama komedi, melainkan potret zaman.

“Film ini menggambarkan situasi yang sedang dialami banyak orang, ketika mencari pekerjaan semakin sulit dan gelombang PHK terjadi di berbagai sektor. Kami mengemasnya dalam drama komedi yang menghibur, sekaligus menghadirkan ansambel pemain yang meriah,” ujarnya.

Film ini juga mencatatkan keunikan tersendiri dengan menghadirkan deretan komika perempuan dalam jumlah terbanyak di satu film Indonesia. Nama-nama seperti Ummi Quary, Musdalifah Basri, Neneng Wulandari, Boah Sartika, Priska Baru Segu, Nury Zhafira, hingga Mega Salsabila ikut memberi warna pada cerita.

Sebagai sutradara, Naya Anindita kembali mengajak banyak sahabatnya terlibat dalam proyek ini. Selain Enzy Storia dan Afgan, film ini juga dibintangi Sheila Dara, Tike Priatnakusumah, Lulu Tobing, Hesti Purwadinata, Febby Rastanty, Dea Panendra, Unique Priscilla, Yunita Siregar, Fita Anggriani, Ardit Erwandha, serta puluhan pemain lain yang membentuk sebuah ansambel dengan dinamika yang hidup.

Bagi Naya, proses produksi film ini menjadi pengalaman yang hangat sekaligus penuh rasa syukur.

“Film Agensi Rumah Tangga menjadi proyek yang sangat menyenangkan dan hangat. Dari persiapan hingga syuting selesai, semua orang bekerja dengan sepenuh hati,” katanya.

Enzy Storia yang untuk pertama kalinya menjadi pemeran utama dalam film garapan Naya juga merasakan atmosfer yang sama.

“Syutingnya sehat banget. Bukan cuma karena isinya teman-teman Naya, tetapi seluruh kru juga bekerja dengan bahagia. Ini benar-benar proyek pertemanan yang seru,” ujar Enzy.

Sementara itu, Afgan tak hanya tampil sebagai Kafka, tetapi juga mengisi original soundtrack melalui lagu Langit Merah Muda yang akan dirilis lebih dulu pada 27 Agustus 2026 di berbagai platform musik digital. Lagu tersebut menjadi representasi perasaan Kafka sekaligus memperkuat nuansa romantis dalam film.

“Ini menjadi semacam legacy dari sebuah pertemanan. Kami sudah berteman lama dan saling mendukung. Terlibat di film ini adalah bentuk dukungan terbaik yang bisa saya berikan,” kata Afgan.

Lewat perpaduan humor, kisah keluarga, romansa, dan persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Agensi Rumah Tangga mencoba menyampaikan bahwa harapan sering kali hadir dari tempat yang tak pernah diduga. Bahkan ketika seseorang kehilangan pekerjaan, bukan berarti ia kehilangan masa depan.

Tags:

AfganAgensiRumahTanggaEnzyStoriaNayaAninditaStarvision
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Gula Berlebih Sejak Dini, Ancaman Senyap bagi Generasi Indonesia

Next

Maruarar Sirait Lantik Dua Pejabat Strategis, Tekankan Integritas dan Tata Kelola di Kementerian PKP

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • KEBERHASILAN LATIHAN OPERASI TERINTEGRASI TNI TA. 2026 SERTA PENGANGKATAN DAN PEMBARETAN WARGA KEHORMATAN KORPS MARINIR
  • Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO
  • Peringatan Hari Veteran Nasional 2026 Kemenhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi
  • Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
  • Jumat Berkah di Istiqlal, Menag Ajak Masjid Hadir Lebih Dekat Lewat Layanan Gratis

Archives

  • August 2026 (57)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network