Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Lifestyle/Dari Panggung Hari Anak Nasional, Lahir Bintang-Bintang Baru Indonesia
Lifestyle

Dari Panggung Hari Anak Nasional, Lahir Bintang-Bintang Baru Indonesia

By Darmo Gandul
July 27, 2026

JAKARTA,BalleBale.com – Tawa, semangat, dan keberanian anak-anak memenuhi panggung J Town, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (26/7/2026). Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, puluhan talenta muda dari berbagai penjuru Indonesia menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang Suara Anak Indonesia 2026, sebuah kompetisi menyanyi yang tidak sekadar mencari juara, tetapi juga menyiapkan generasi baru penyanyi anak Tanah Air.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, kompetisi yang digagas Wieta Musik Production berkembang menjadi magnet bagi anak-anak berbakat dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Jakarta, peserta datang dari Yogyakarta, Langkat, Palembang, Majalengka, Sumedang, Garut, hingga kota-kota lainnya. Antusiasme yang tinggi membuat panitia harus membatasi jumlah peserta menjadi 53 orang, meski pendaftar telah menembus lebih dari seratus.

Acara ini turut dihadiri penyanyi anak legendaris Puput Melati, perwakilan Kementerian Kebudayaan, serta Bekraf Jakarta Timur sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuhnya ekosistem musik anak Indonesia.

Owner Wieta Musik Production, Intan Juwita, mengatakan Suara Anak Indonesia lahir dari keresahan akan minimnya ruang bagi anak-anak untuk berkembang di dunia musik.

“Bagi kami, Hari Anak Nasional adalah momentum untuk melahirkan generasi baru penyanyi anak Indonesia. Kami tidak hanya mencari pemenang, tetapi membangun karakter, melatih keberanian, serta mendampingi mereka hingga memiliki karya sendiri. Para juara nantinya akan dibuatkan lagu, merilis single, dan dipersiapkan tampil dalam berbagai kegiatan Wieta Musik,” ujar Intan.

Menurutnya, kebangkitan lagu anak harus dimulai dari pembinaan yang berkesinambungan. Karena itu, Wieta Musik tidak ingin perjalanan peserta berhenti setelah kompetisi usai.

Kompetisi dibagi menjadi dua kelompok usia, yakni Kategori A (7–11 tahun) dan Kategori B (12–16 tahun). Menariknya, panitia menghadirkan sembilan kategori penghargaan, mulai dari Juara 1 hingga Most Prominent Talent.

Konsep tersebut, kata Intan, dibuat agar lebih banyak anak mendapatkan apresiasi sesuai karakter dan potensi yang dimiliki.

“Kami ingin setiap anak pulang membawa rasa percaya diri. Ada yang memiliki karakter vokal kuat, ada yang menonjol di atas panggung, dan ada pula yang potensinya sangat besar untuk berkembang. Semua itu layak mendapat penghargaan,” katanya.

Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, Wieta Musik menggandeng dewan juri independen dari PAPPRI. Mereka adalah Music Director BAF Sjamsudin, penyanyi Istana Dhevonie Dhenov, serta juri AMI Awards Oxtav Sugges.

Identitas para juri bahkan baru diumumkan saat perlombaan berlangsung agar seluruh proses berlangsung transparan dan bebas dari kepentingan.

Festival Director T. Osga Ahudin menilai kompetisi seperti ini memiliki nilai pendidikan yang jauh lebih besar dibanding sekadar perlombaan menyanyi.

“Di atas panggung, anak-anak belajar mengelola rasa gugup, menerima hasil dengan sportif, membangun kepercayaan diri, sekaligus mengembangkan kemampuan artistik. Mental seperti inilah yang akan menjadi bekal apabila kelak mereka memilih berkarier sebagai musisi atau entertainer profesional,” ujarnya.

Ke depan, Wieta Musik telah menyiapkan program pembinaan lanjutan. Para pemenang akan memperoleh kesempatan merekam single, mengikuti pelatihan tari, hingga terlibat dalam drama musikal. Bahkan, pertunjukan teater musikal anak juga tengah dipersiapkan sebagai wadah baru bagi kreativitas mereka.

“Tahun depan kami ingin menghadirkan bintang tamu yang lebih besar. Sementara para juara tahun ini akan kami promosikan menjadi bintang tamu pada penyelenggaraan berikutnya. Kami ingin perjalanan mereka terus berlanjut,” kata Intan.

Harapan terbesar Wieta Musik sederhana namun bermakna: menghidupkan kembali lagu anak Indonesia sekaligus menghadirkan rumah bagi lahirnya penyanyi-penyanyi muda yang berkualitas.

Berikut Daftar Pemenang Suara Anak Indonesia 2026

Juara 1: Jesslyn Anastasia – SMPN 1 Depok (Kategori A)

Juara 2: Rey Maximilian – SMP 2 Sumedang (Kategori B)

Juara 3: Johana Yosefa Sitorus – SMA Tarsisius Vineta (Kategori B)

Favorite: Zaky Hutasuhut – SDN Serdang II (Kategori A)

Unique Voice: Tomi Efendi – HSPG Homeschooling (Kategori B)

Character Voice: Allysia Oktari Zahra – SDN Pondok Pinang 10 (Kategori A)

Best Male Voice: Adam Puso – Bekasi Timur (Kategori A)

Best Female Voice: Sharen Richie – SMP St. Anna (Kategori B)

Most Prominent Talent: Aubrea Araniyo Efranza (Kategori A).(**)

Tags:

HariAnakNasionalLaguAnakIndonesiaPuputMelatiSuaraAnakIndonesia2026WietaMusik
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Dari Jurang Putus Asa ke Puncak Juara: Simson Rumahpasal, Bek Angker Berhati Lembut yang Tak Pernah Menyerah

Next

Fadli Zon Canangkan Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya, Jejak Sejarah Koperasi Indonesia Siap Hidup Kembali

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Isa Gusi, Pelawak Sederhana dari Jombang yang Menebar Tawa Hingga Akhir Hayat Telah Berpulang
  • 8.000 Pelari Akan Ramaikan Merdeka Run, Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Umum
  • Merah Putih Hiasi Pasporia Imigrasi Soetta, Layani 81 Pemohon
  • Vicky Prasetyo Terjerat Dua Laporan Polisi di Polda Metro: Satu Kasus Naik Penyidikan, Dugaan TPPU Rp500 Miliar Mengemuka
  • Aplikasi APOA Jadi Senjata Baru Awasi WNA di Tangerang

Archives

  • August 2026 (15)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network