Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Wayang GOKUL Meriahkan Hari Wayang Nasional 2026, Fadli Zon Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Wayang GOKUL Meriahkan Hari Wayang Nasional 2026, Fadli Zon Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

By Darmo Gandul
November 8, 2026

BOGOR,Ballebale.com– Kementerian Kebudayaan menghadirkan cara berbeda dalam memperingati Hari Wayang Nasional 2026. Melalui pertunjukan Wayang GOKUL (Wayang Golek dan Wayang Kulit), seni tradisi dipadukan dengan sketsa komedi yang menghibur, segar, dan dekat dengan generasi muda.

Pergelaran yang berlangsung di Balai Kota Bogor, Jumat (6/11/2026), ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Kebudayaan menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap wayang sekaligus menjaga keberlangsungan warisan budaya takbenda Indonesia.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa atau megadiversity. Keragaman tersebut bukan hanya menjadi identitas bangsa, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian nasional maupun daerah.

Menurut Fadli, Bogor sebagai salah satu jantung Tanah Sunda memiliki kekayaan tradisi yang beragam, termasuk seni pertunjukan wayang dengan berbagai bentuk, gaya, dan cerita.

“Kita mempunyai kekayaan budaya luar biasa. Kekayaan budaya kita mungkin yang terkaya di dunia, dengan kekuasaan super yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Termasuk budaya tradisi yang ada di Tanah Sunda. Ada banyak sekali tradisinya, termasuk wayang,” ujar Fadli.

Ia menegaskan, wayang bukan sekadar tontonan atau hiburan visual. Di balik setiap lakon, tersimpan nilai pendidikan karakter, kebijaksanaan, serta pesan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat.

“Wayang bukan hanya hiburan dan tontonan, tetapi di dalam cerita wayang selalu ada tuntunan. Dalang menjadi pusat perhatian sekaligus teladan yang menyampaikan cerita dengan pesan moral. Selain menghibur, lakon wayang juga memberikan pegangan bagi kita semua,” katanya.

Empat Dalang Dinasti Sunandar Tampilkan Karna Tanding

Dalam perayaan tahun ini, Wayang GOKUL mengolaborasikan Wayang Golek dan Wayang Kulit Priangan dengan membawakan lakon Karna Tanding.

Pertunjukan tersebut dimainkan empat dalang dari Dinasti Sunandar. Suasana semakin semarak dengan kehadiran seniman komedi dan pemeran Sule, Nunung, serta Kiki Juliar.

Perpaduan seni tradisional dan komedi ini menjadi pendekatan kreatif untuk memperkenalkan wayang kepada generasi muda tanpa menghilangkan nilai dan karakter aslinya.

Pada kesempatan tersebut, Fadli Zon juga memberikan apresiasi kepada empat dalang Dinasti Sunandar atas dedikasi mereka dalam menjaga dan mewariskan seni pedalangan.

Ia berharap, ilmu dan keterampilan para dalang senior dapat terus diturunkan kepada generasi penerus sehingga wayang tetap hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Warisan Dunia yang Sarat Tuntunan

Wayang memiliki tempat istimewa dalam kebudayaan Indonesia. Pada 7 November 2003, UNESCO menetapkan wayang sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity.

Pengakuan dunia tersebut kemudian diperkuat melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2018 tentang Hari Wayang Nasional, yang menetapkan 7 November sebagai momentum penghargaan terhadap warisan budaya tersebut.

Peringatan Hari Wayang Nasional menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan mempertahankan bentuk kesenian, tetapi juga harus memastikan nilai, pengetahuan, dan tradisi di dalamnya terus diwariskan.

Hadir dalam pergelaran tersebut Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, anggota DPD RI Jawa Barat Alfiansyah Komeng, serta budayawan Adi Bing Slamet.

Turut hadir jajaran Kementerian Kebudayaan, unsur Forkopimda Kota Bogor, maestro, seniman, budayawan, komunitas seni, dan pegiat budaya.

Melalui Wayang GOKUL, Kementerian Kebudayaan berharap wayang semakin dikenal dan diapresiasi lintas generasi. Sebab, di tengah perubahan zaman, wayang bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan warisan hidup yang menyimpan identitas, karakter, dan kebijaksanaan bangsa.(**)Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan/Hebusa

Tags:

### Wayang GOKUL Meriahkan Hari Wayang Nasional 2026
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Tuduhan Plagiat “SWIM” BTS Berakhir, Tiga Penulis Lagu Amerika Cabut Gugatan

Next

Sabtu Bahagia Bersama Ojol, Polda Metro Jaya Gelar Bakti Kesehatan “Ojol Sehat, Pelayanan Hebat

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Patroli Dini Hari Brimob Metro Jaya Cegah Potensi Tawuran di Ciputat
  • Brimob Metro Jaya Respons Laporan Warga, Empat Pemuda Diduga Hendak Tawuran Diamankan
  • Merajut Kembali Koeksistensi Manusia dan Gajah Sumatra di Tengah Ancaman Kepunahan

Archives

  • November 2026 (113)
  • October 2026 (435)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network