Warga Binaan Lapas Gunung Sindur Kini Bisa Cek Kesehatan dan Urus Remisi Tanpa Ribet
BOGOR – Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur terus mendorong peningkatan pelayanan bagi warga binaan.
Melalui program Sabtu Sehat yang digelar di Blok Brahma, Sabtu (20/6/2026), lapas menghadirkan layanan kesehatan sekaligus informasi pemasyarakatan langsung ke dalam blok hunian.
Program ini memungkinkan warga binaan mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis tanpa harus meninggalkan area hunian.
Petugas Klinik Pratama Lapas Narkotika Gunung Sindur melayani berbagai keluhan kesehatan yang disampaikan warga binaan serta memberikan tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Kegiatan tersebut didampingi Kepala Seksi Binadik Gaffar Waliyondi, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Heri Purnomo, serta petugas Registrasi.
Tak hanya layanan kesehatan, petugas Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) bersama Registrasi juga membuka layanan informasi langsung di dalam blok. Warga binaan dapat berkonsultasi mengenai remisi, program integrasi, hak-hak pemasyarakatan, hingga masa berakhirnya pidana secara terbuka dan transparan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Narkotika Gunung Sindur, Bagus Dwi Siswandono, mengatakan layanan jemput bola tersebut merupakan bagian dari komitmen lapas dalam memastikan seluruh warga binaan memperoleh akses pelayanan yang mudah dan setara.
“Kami ingin memastikan setiap warga binaan memperoleh layanan kesehatan dan informasi pemasyarakatan secara cepat, tepat, dan transparan. Dengan pelayanan yang hadir langsung di dalam blok, akses warga binaan terhadap hak-haknya menjadi lebih mudah,” ujar Bagus dalam keterangan pers, Minggu (21/6).
Menurut dia, keterbukaan informasi menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kesalahpahaman terkait remisi, integrasi maupun hak-hak pemasyarakatan lainnya.
Program Sabtu Sehat juga menjadi bagian dari upaya Lapas Narkotika Gunung Sindur dalam memperkuat pelayanan berbasis kebutuhan warga binaan. Selain menjaga kondisi kesehatan, kegiatan ini memberikan kepastian informasi yang akurat sehingga proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal.
Lapas Narkotika Gunung Sindur menegaskan seluruh layanan kesehatan maupun informasi yang diberikan dalam kegiatan tersebut tidak dipungut biaya apa pun.
Melalui pendekatan jemput bola ini, lapas berharap pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan semakin mudah diakses, transparan, dan berdampak langsung bagi warga binaan. (Red)