Dari Regenerasi Musisi hingga Kembalinya Syahrini, Panggung “Born to Be L36endary” Siap Digelar
JAKARTA, Ballebale.com — Tiga puluh enam tahun perjalanan SCTV tidak hanya ditandai oleh panjangnya usia sebuah stasiun televisi. Di tengah perubahan selera penonton dan cepatnya pergeseran industri hiburan, SCTV mencoba mempertahankan relevansinya dengan menghadirkan program baru, memberi ruang bagi talenta musik lintas generasi, sekaligus mempertahankan tayangan yang telah menjadi bagian dari keseharian pemirsanya.
Perayaan HUT ke-36 SCTV tahun ini dikemas melalui tema “Born to Be L36endary”. Puncak perayaan akan berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, pukul 18.30 WIB, secara langsung dari Indoor dan Outdoor Studio 6 EMTEK City, Jakarta.
Deputy Director Programming SCTV Banardi Rachmad mengatakan, perjalanan panjang SCTV menjadi dorongan untuk terus melahirkan program yang tidak berhenti pada nostalgia. Menurut dia, regenerasi menjadi salah satu perhatian dalam menjaga ekosistem industri hiburan.
“SCTV ingin perjalanan 36 tahun ini tidak sekadar menjadi perayaan usia, tetapi juga menjadi momentum untuk mempertemukan karya yang sudah dikenal dengan wajah-wajah baru yang akan mewarnai industri hiburan Indonesia,” ujar Banardi.
Salah satu upaya tersebut terlihat melalui program “The Icon Indonesia”. Program pencarian bakat itu menjadi ruang bagi penyanyi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju industri musik profesional.
Dari program tersebut lahir sejumlah talenta, di antaranya Felicia, Vedra, dan Sheera. Felicia sebagai juara pertama bahkan akan mendapat kesempatan tampil bersama legenda musik Indonesia, Iwan Fals, dalam malam puncak HUT SCTV.
Bagi SCTV, regenerasi menjadi penting karena industri televisi dan musik tidak dapat hanya bertumpu pada nama-nama yang telah mapan. Panggung perayaan ulang tahun justru digunakan untuk mempertemukan dua generasi dalam satu pertunjukan.
“Bagi kami, kehadiran talenta baru harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap para legenda. Karena itu, kolaborasi lintas generasi menjadi salah satu warna utama dalam perayaan tahun ini,” kata Banardi.
Selain musik, SCTV juga memperkuat program sinetronnya dengan menghadirkan sejumlah judul baru seperti “Seindah Masa Remaja”, “Wajah Cinta Yang Lain”, dan “Biarkan Hati Bicara”. Ketiganya melengkapi “Asmara Gen Z New Era” yang telah menembus lebih dari 600 episode dan memiliki basis penggemar tersendiri.
Program “Tiba-Tiba Kuis” juga kembali dihadirkan dalam format spesial mulai 18 Agustus 2026. SCTV menjanjikan kejutan serta hadiah bernilai puluhan juta rupiah melalui program yang dipandu Baim Wong tersebut.
Rangkaian perayaan sebenarnya telah berlangsung sejak beberapa bulan sebelum malam puncak. SCTV menggelar KARNAVAL SCTV 36 XtraOrdinary di Jepara pada Juni, Indramayu pada Juli, dan Kota Tegal pada Agustus.
Di layar kaca, pemirsa juga disuguhi rangkaian film layar lebar spesial, FTV, program infotainment, hingga “Munajat 36”. Sementara di ranah digital, SCTV menggelar kampanye “36 Wajah, 36 Cerita” serta tantangan dance melalui #36XtraChallenge.
Salah satu kejutan yang paling mencuri perhatian dalam malam puncak adalah kembalinya Syahrini ke layar kaca. Setelah cukup lama mengurangi aktivitasnya di televisi, penyanyi yang dikenal dengan gaya panggung glamor tersebut akan kembali tampil di hadapan pemirsa SCTV.
Syahrini akan membawakan sejumlah lagu hits miliknya dan berkolaborasi dengan Lesti Kejora. Kehadirannya menjadi salah satu penanda bahwa panggung HUT SCTV tahun ini tidak hanya menghadirkan wajah baru, tetapi juga menghidupkan kembali figur-figur yang pernah menjadi bagian dari perjalanan televisi Indonesia.
Selain Syahrini, panggung “Born to Be L36endary” akan mempertemukan sejumlah nama besar. Iwan Fals akan tampil bersama Felicia. Sementara tiga diva Indonesia Ruth Sahanaya, Titi DJ, dan Krisdayanti akan berkolaborasi dengan tiga pemenang “The Icon Indonesia”, yakni Felicia, Vedra, dan Sheera.
Kolaborasi lintas generasi juga hadir melalui Afgan dan Adrian Khalif. Keduanya akan membawakan lagu masing-masing sekaligus berduet di panggung yang sama.
Lesti Kejora juga akan berkolaborasi dengan Afgan, mempertemukan karakter musik dangdut dengan pop dan R&B. Sementara Wali, Juicy Luicy, Christie, Rizky Billar, Naura, Neona, Aqeela, Dicky Diffie, serta girl group baru Marbles turut mengisi deretan penampil.
Para pemain sinetron SCTV, termasuk “Asmara Gen Z New Era”, “Seindah Masa Remaja”, “Wajah Cinta Yang Lain”, dan “Biarkan Hati Bicara”, juga akan ambil bagian dalam malam perayaan tersebut.
Malam puncak akan dipandu Raffi Ahmad, Ben Kasyafani, Astrid Tiar, dan Fanny Ghassani.
Perayaan ulang tahun SCTV juga tidak sepenuhnya berpusat pada layar televisi. Melalui program “Jembatan Asa SCTV”, SCTV bersama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih melanjutkan tradisi membangun akses bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Pada tahun ke-36 ini, pembangunan jembatan ke-36 menjadi bagian dari program tersebut. Bantuan diarahkan untuk pembangunan jembatan gantung, jembatan gelagar beton, maupun jembatan gelagar besi.
Langkah itu memperlihatkan bahwa perayaan ulang tahun televisi tidak hanya diposisikan sebagai pesta industri hiburan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menghubungkan pemirsa dengan persoalan sosial di luar layar.
Seluruh rangkaian tersebut akan bermuara pada Malam Puncak HUT SCTV 36 XtraOrdinary, Senin, 24 Agustus 2026, pukul 18.30 WIB, secara langsung dari Indoor dan Outdoor Studio 6 EMTEK City, Jakarta.
Dengan mempertemukan legenda, talenta baru, bintang sinetron, serta wajah-wajah yang kembali setelah lama absen, SCTV mencoba menjadikan ulang tahun ke-36 bukan sekadar hitungan usia. Panggung tersebut sekaligus menjadi cara SCTV menunjukkan bagaimana televisi berupaya bertahan: merawat memori, membuka ruang bagi regenerasi, dan terus mencari bentuk baru untuk tetap dekat dengan pemirsanya.