Rorotan United Pecah Telur, Tendangan Bebas Faizul Tumbangkan UMS
JAKARTA,BalleBale.com – Sepak bola kerap ditentukan oleh satu momen. Itulah yang terjadi di Lapangan Sintetis 2 Pancoran Soccer Field (PSF), Minggu (12/7), ketika Rorotan United memanfaatkan peluang dari bola mati untuk menaklukkan UMS dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Liga Soeratin U-15 Piala Gubernur DKI Jakarta.
Gol semata wayang lahir pada menit ke-42 melalui tendangan bebas Faizul Anwar Ramadhani. Bola yang mengarah ke gawang gagal diamankan secara sempurna oleh penjaga gawang UMS, Bana Arva Tsaqif Anubhawa, hingga akhirnya bergulir melewati garis gawang dan memastikan kemenangan pertama Rorotan United musim ini.
Sepanjang pertandingan, UMS sebenarnya tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun, lemahnya penyelesaian akhir membuat tim asuhan Joko Kuspito gagal membalas gol lawan.
Joko, mantan bek Persija Jakarta, tidak menutupi rasa kecewanya. Menurutnya, persoalan utama tim bukan hanya penyelesaian akhir, tetapi juga minimnya konsistensi pemain mengikuti latihan.
“Finishing kami masih lemah. Kami belum punya goal getter yang mampu menyelesaikan peluang. Anak-anak juga belum konsisten berlatih sehingga chemistry tim belum terbentuk dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengakui organisasi permainan Rorotan United tampil lebih solid sehingga mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Di kubu Rorotan United, asisten pelatih M. Bachtiar mengaku kemenangan tersebut melampaui target awal tim. Menghadapi UMS yang lebih diunggulkan, hasil imbang semula sudah dianggap cukup.
“Seri saja sebenarnya sudah bagus. Kami bersyukur bisa membawa pulang tiga poin,” katanya.
Bachtiar menjelaskan, gol Faizul bukan lahir karena keberuntungan semata. Tim memang memberi perhatian khusus pada situasi bola mati dalam setiap sesi latihan.
“Dhani memang kami latih khusus untuk tendangan bebas. Kami memiliki tiga pemain spesialis bola mati, dan dia salah satunya,” ujar Bachtiar.
Kemenangan ini menjadi titik balik bagi Rorotan United setelah sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun. Tambahan tiga poin mengangkat posisi mereka ke peringkat kelima klasemen sementara Grup Barat sekaligus membuka kembali peluang bersaing pada fase berikutnya. Sementara bagi UMS, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah untuk memperbaiki efektivitas lini depan agar tidak kembali kehilangan poin dalam laga-laga selanjutnya.|Foto : Prass