Erick Thohir Sambut Sekjen FIFA, Laga Malaysia-Bangladesh Jadi Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026
JAKARTA,Ballebale.com — SUGBK menjadi titik temu penting sepak bola Asia Tenggara, Jumat (25/9). Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut langsung kedatangan Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom di VIP Room Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sebelum bersama-sama menuju arena FIFA ASEAN Cup 2026.
Kedatangan Mattias bukan sekadar kunjungan formal. Sekjen FIFA itu hadir untuk melihat langsung penyelenggaraan turnamen yang untuk pertama kalinya digelar dalam format resmi FIFA di kawasan Asia Tenggara.
Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung 25 September hingga 5 Oktober 2026. Untuk divisi 1, pertandingan digelar di Jakarta dan Bandung.
Dari bandara, Erick mendampingi Mattias menuju The Langham Hotel sebelum keduanya melanjutkan perjalanan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Sesampainya di stadion, Erick mengajak Mattias melihat lebih dekat atmosfer pertandingan, termasuk berkeliling area stadion hingga menuju Royal Box.
Dari tempat tersebut, keduanya menyaksikan laga pembuka Grup A antara Malaysia dan Bangladesh. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana hangat, dengan Erick dan Mattias terlihat berbincang di sela-sela pertandingan.
Di lapangan, Malaysia tampil dominan. Harimau Malaya menutup laga dengan kemenangan 3-0 atas Bangladesh yang berstatus tim undangan.
Arif Aiman menjadi bintang kemenangan Malaysia setelah memborong dua gol pada menit ke-18 dan 37. Bergson kemudian melengkapi kemenangan Malaysia lewat gol pada menit ke-52 sekaligus menandai debutnya bersama tim.
Usai pertandingan, agenda Erick dan Mattias berlanjut ke Kantor FIFA di kawasan Senayan. Namun, keduanya kembali ke SUGBK untuk mengikuti Opening Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026.
Rangkaian pembukaan kemudian berlanjut dengan pertandingan Grup A lainnya, mempertemukan Timnas Indonesia dengan Singapura.
Kehadiran langsung Sekjen FIFA di Jakarta menambah warna tersendiri bagi gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Di tengah persaingan di lapangan, turnamen ini juga menjadi panggung bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah kompetisi sepak bola regional dalam kalender FIFA.[]