Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Manipol Band Resmi Rilis EP Pertama ‘Maximez the Minimum”
Entertainment

Manipol Band Resmi Rilis EP Pertama ‘Maximez the Minimum”

By admin
July 3, 2026

Jakarta, Ballebale.com – MANIPOL, band indie bergenre Alternative Rock yang terbentuk 8 tahun lalu di Bekasi ini beranggotakan Martin (Vokal, Guitar), Denny (Bass) dan Agung (Gitar, Back Vocal). Di tahun 2024, band yang dulu bernama Mexican Seafood ini bergabung di Heavy Rain Records, sebuah label independen yang juga menaungi The Rain dan Private Number. Dan dengan kesepakatan bersama akhirnya mereka memutuskan untuk berganti nama menjadi MANIPOL.

“Nama Manipol sendiri tercetus begitu aja. Diambil dari spare part motor yang namanya ‘manifold’. Sebenarnya enggak ada arti apa-apa, cuma gue merasa nama itu cukup catchy dan setau gue ‘manifold’ itu adalah salah satu komponen penting dalam mesin kendaraan bermotor”, jelas Martin tentang nama band ini.

Setelah merilis 3 single sebelumnya yaitu ‘Alasan Kosong’, ‘Agitasi’ dan ‘Hukum Alam’. Manipol resmi merilis album EP pertama mereka yang diberi judul “Maximize the Minimum”. Album ini merupakan pembuktian buat Manipol bahwa mereka berhasil merampungkan seluruh lagu didalamnya dengan segala keterbatasan.

“Ini tentang memaksimalkan segala bentuk kekurangan. EP ini sebenarnya menceritakan apa yang kita alami bersama dalam bermusik dari segala kekurangan, keterbatasan dan waktu. Tapi kita yakin bisa melewati bersama dan menciptakan karya apapun caranya. Agar semua karya kami ini bisa rampung menjadi sebuah mini album. Intinya kami memaksimalkan segala keminimalisan,” ujar Martin, sang vokalis yang juga menulis seluruh lagu di album ini.

“Bagi kami enggak ada yang nggak mungkin, tetap yakin dan berjuang bareng. Intinya selagi masih bersenang-senang di musik, gas terus ajah,” tambah Denny.

Keraguan dan keputus-asaan sempat melanda Manipol setelah merilis single ke-3 pada tahun 2025 lalu yaitu “Hukum Alam’, mereka sempat mengalami stuck dan memutuskan break sejenak. Namun mereka teringat pernah bertekad untuk membuat mini album atau EP untuk melengkapi 3 lagu yang sudah rilis sebelumnya.

“Sebelumnya Manipol sudah merampungkan 6 materi recording, hanya saja belum di mixing dan mastering. Biasalah karena keterbatasan dana dan waktu. Lalu kami bertiga kumpul bareng untuk menentukan materi mana saja yang cocok untuk dimasukan kedalam EP tersebut”, ungkap Agung.

Untuk melengkapi album ini, Manipol memasukkan 3 lagu baru yaitu ‘Cara Dia’, ‘Mati Aja Lo’ dan ‘Terbuai Ekspektasi’. Berikut sedikit gambaran track by track di album ini :

Alasan Kosong

Single pertama Manipol ini diciptakan Martin, saat Manipol masih dengan formasi yang lama, mengangkat tema tentang seseorang dalam kondisi keterpurukannya selalu ber-alasan kosong dan tidak pernah berpikir untuk menyelesaikannya dimana pada akhirnya dia terjatuh dengan egonya yang tinggi.

Agitasi

Lagu ini bercerita tentang tentang amarah seseorang yang tidak terima dengan realita kehidupan. Lewat nuansa musik Rock yang kental dilagu ini, Manipol ingin mengulang kembali memori musik Rock di era 90-an, khususnya di Rock Alternative dan Grunge. Ketukan drum dan sound dari dua gitar di lagu ini rasanya cukup membuat kita flashback ke era itu.

Hukum Alam

Lagu ini diciptakan oleh Martin (Vocal, Guitar) saat sedang menuju studio untuk latihan dengan cara bersenandung di jalan. Masih dipengaruhi unsur Rock Alternative era 90-an, Manipol menampilkan sound dan lirik yang sederhana, dengan gebukan drum yang bikin semangat sampai permainan gitar yang nempel di kepala.

Cara Dia

Dengan cabikan bass yang begitu dan luapan emosi yang disampaikan lewat vokal Martin, mewakili gambaran tentang isi lagu yang berbicara tentang kondisi tentang keserakahan orang-orang besar dan pemegang kekuasaan yang hidupnya bersenang-senang untuk diri nya sendiri dengan menindas rakyat kecil.

Mati Aja Lo (feat Ipul The Rain)

Berkolaborasi dengan musisi senior, Ipul Bahri (Bassis dari band The Rain), lagu ini hadirkan sound gitar yang megah dan dentuman drum yang kuat. Isi lagu ini menceritakan bahwa kesulitan yang dibuat dengan sengaja itu berdampak sangat kuat bagi orang orang yang merasakannya, tetapi yakinlah akan kekuatan yang ada dalam diri mu sendiri, jangan selalu bergantung dengan siapapun.

Terbuai Ekspektasi

Masih dengan nuansa musik yang keras dan kuat akan karakter sound gitar yang kasar, di lagu ini Manipol coba membuat lagu tentang sebuah harapan palsu. Pesannya adalah jangan suka berandai andai terlalu tinggi, jika tidak sesuai ekspektasi akan sakit hati.

“Sebuah kebanggaan akhirnya kami bisa menyelesaikan mini album ini, walau dalam pengerjaannya penuh keterbatasan, tapi kami berharap karya-karya Manipol akan selalu punya tempat di hati dan kuping pendengar musik Indonesia”, tutup Martin.

EP “Maximize The Minimum” kini sudah bisa didengar di semua digital music platform dan bisa dilihat di akun YouTube Manipol.

 

Tags:

EPManipol bandrilis single
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Poster Resmi Operasi Pesta Copet Dirilis, Iqbaal Ramadhan Berubah Dekil demi Peran Copet Amatir

Next

2.271 Santri Raih Beasiswa Kemenag-LPDP, Puluhan Lulus dari Kampus-Kampus Bergengsi

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Naya Anindita Angkat Kisah Korban PHK dalam Balutan Komedi Hangat di Agensi Rumah Tangga
  • Gula Berlebih Sejak Dini, Ancaman Senyap bagi Generasi Indonesia
  • Citra Pitriyami, Kakak Cakra Khan yang Kini Menakhodai Pangandaran
  • Warga Tangsel Senang Pelayanan Imigrasi Tangerang. Ada yang Baru?
  • Ketika Buku Agama Mulai Berbicara dengan Bahasa AI

Archives

  • August 2026 (47)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network