Lapas Cilegon Sabet Empat Penghargaan, Bukti Transformasi Komunikasi Publik Berjalan
Cilegon – Lapas Kelas IIA Cilegon kembali menorehkan prestasi di bidang komunikasi publik.
Pada periode Mei 2026, lembaga pemasyarakatan tersebut berhasil meraih empat penghargaan sekaligus yang mencakup kategori Humas Pemberitaan Terbaik, Kolaborator Terbaik, Pengelolaan Media Sosial Terbaik II, dan Videografis Terbaik III.
Capaian tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya kualitas pengelolaan informasi publik di lingkungan Lapas Cilegon.
Di tengah tuntutan keterbukaan informasi dan perkembangan media digital yang semakin cepat, penghargaan tersebut menunjukkan peran strategis kehumasan dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
Penghargaan Humas Pemberitaan Terbaik diberikan atas konsistensi Lapas Cilegon dalam menghadirkan informasi yang aktual, edukatif, dan mudah diakses publik.
Sementara penghargaan Kolaborator Terbaik menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung publikasi dan penyebaran informasi.
Tak hanya itu, kreativitas tim humas juga mendapat pengakuan melalui penghargaan Videografis Terbaik III.
Penghargaan ini diberikan atas kemampuan menghadirkan konten visual yang komunikatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan informasi masyarakat di era digital.
Di sektor media digital, Lapas Cilegon juga berhasil menempati posisi kedua dalam kategori Pengelolaan Media Sosial Terbaik.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan platform digital telah menjadi salah satu instrumen penting dalam mendekatkan institusi kepada masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menegaskan bahwa seluruh penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran yang terus berupaya menghadirkan komunikasi publik yang profesional dan berdampak.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan semangat inovasi seluruh jajaran,” ucap Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, Minggu (21/6).
“Kehumasan tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga membangun citra positif pemasyarakatan yang humanis, terbuka, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, ke depan fungsi kehumasan akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas institusi.
“Kami ingin setiap informasi yang disampaikan mampu menunjukkan bahwa pemasyarakatan bukan hanya berbicara soal pembinaan, tetapi juga tentang perubahan, kolaborasi, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.
Empat penghargaan yang diraih dalam satu periode sekaligus menjadi pencapaian penting bagi Lapas Cilegon.
Selain memperkuat citra positif institusi, capaian tersebut juga menunjukkan bahwa transformasi komunikasi publik di lingkungan pemasyarakatan terus berjalan melalui inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi digital.
Dengan prestasi tersebut, Lapas Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan komunikasi publik yang lebih transparan, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (GMO)