Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Film Hasut Tayang di Bioskop, Angkat Kisah Trauma dan Luka Batin Empat Sahabat
Entertainment

Film Hasut Tayang di Bioskop, Angkat Kisah Trauma dan Luka Batin Empat Sahabat

By Darmo Gandul
October 9, 2026

JAKARTA,Ballebale.com — Film Hasut persembahan Tuta Films resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis (8/10). Film yang ditulis dan disutradarai Ilya Sigma ini menghadirkan kisah empat sahabat yang mengikuti proses penyembuhan di sebuah hutan.

Namun, perjalanan tersebut justru membawa mereka berhadapan dengan trauma, ketakutan, serta luka batin yang selama ini mereka pendam.

Hasut mengikuti perjalanan Vira (Karina Salim), Rere (Rachel Amanda), Dharma (Marthino Lio), dan Derry (Kevin Ardilova). Keempatnya mulai mengalami situasi ganjil ketika tiba-tiba mendengar suara-suara hasutan melalui sebuah HT.

Suara tersebut perlahan memunculkan rasa curiga di antara mereka. Hubungan yang semula dekat pun mulai dipenuhi ketidakpercayaan. Dalam kondisi tersebut, masing-masing karakter dipaksa berhadapan dengan rasa takut dan pengalaman masa lalu yang selama ini mereka coba hindari.

Tak hanya menawarkan ketegangan, Hasut juga mengajak penonton melihat bagaimana setiap orang memiliki cara berbeda dalam menghadapi luka dan trauma. Pengalaman tersebut turut berkaitan dengan isu kesehatan mental yang menjadi salah satu tema penting dalam film.

Menariknya, film ini hadir menjelang peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia atau World Mental Health Day yang diperingati setiap 10 Oktober.

Melalui kisah para karakternya, Hasut mencoba menjadi ruang refleksi untuk memahami pengalaman orang-orang dengan pengalaman langsung (People with Lived Experience) terkait kondisi kesehatan mental.

Salah satu hubungan yang menjadi sorotan adalah kakak-adik Vira dan Rere. Keduanya sama-sama membawa trauma akibat kematian orangtua, tetapi memilih cara berbeda untuk menghadapi luka tersebut.

Vira berusaha mencari kesembuhan melalui berbagai prosesi hingga kemudian menjadi seorang healer. Sementara itu, Rere justru cenderung menghindari dan menyangkal trauma yang dialaminya.

Perbedaan cara menghadapi trauma tersebut kemudian menimbulkan persoalan tersendiri. Vira, yang ingin membantu sang adik, tanpa sadar memaksakan proses penyembuhan kepada Rere.

Padahal, dalam penanganan orang dengan pengalaman langsung terkait kesehatan mental, keputusan dan kehendak individu perlu dihargai dan tidak seharusnya dilakukan dengan pemaksaan.

Rachel Amanda pun melihat karakter Rere sebagai sosok yang kerap mudah mendapatkan penilaian negatif karena perilakunya.

«“Rere ini kan digambarkan sebagai perempuan troublemaker, padahal itu coping mechanism-nya ketika dia memiliki luka ditinggal orangtua, masih ada grieving, tapi akan mudah untuk judge tanpa tahu apa yang sebenarnya dilewati Rere,” ujar Rachel Amanda.»

Sementara bagi Ilya Sigma, Hasut juga menjadi kesempatan untuk mengajak penonton mempertanyakan batas antara keinginan membantu dengan tindakan mengontrol orang lain.

«“Di film ini saya juga ingin mengajak untuk berefleksi, bertanya mengenai bagaimana jika keinginan untuk menyelamatkan bisa berubah menjadi alat untuk memanipulasi dan mengontrol?” ujar Ilya Sigma.»

Dengan menggabungkan unsur drama, ketegangan, serta isu kesehatan mental, Hasut mengajak penonton untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap seseorang hanya dari perilaku yang terlihat di permukaan.

Momentum penayangan film ini yang berdekatan dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia juga menjadi pengingat bahwa mendengarkan pengalaman seseorang merupakan langkah awal, tetapi memahami, menghargai pilihan, dan mengambil tindakan yang tepat menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.

Film Hasut kini sudah dapat disaksikan di bioskop-bioskop Indonesia.(***)

Tags:

FilmHasutFilmHororIndonesiaMarthinoLio
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Kebakaran Hanguskan Sekitar 50 Bangunan di Kramat, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Next

Garuda Pertiwi Muda di Puncak Grup B, Singapura Jadi Penentu Tiket Piala Asia U17

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Polda NTB Sukses Amankan 157 Ribu Penonton MotoGP Mandalika
  • Garuda Pertiwi Muda Mengamuk! Singapura Dihajar 5-0, Indonesia ke Piala Asia U-17 2027
  • Rekor Penonton MotoGP Mandalika Pecah! 157 Ribu Hadir, Nasib Kontrak Kini Menanti Presiden Prabowo
  • Pemain Film ‘Jack Reacher’ dan ‘Mortal Kombat’ Acungi Jempol Pelayanan Imigrasi Jakut
  • Operasi Gabungan Polda NTB Gerebek Dugaan Sarang Narkoba di Mataram, Sabu 51,58 Gram Disita

Archives

  • October 2026 (126)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network