Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Andika Mahesa Buka Suara soal Polemik dengan Dodhy: Kangen Band Jangan Bubar karena Masalah Sesaat

Andika Mahesa Buka Suara soal Polemik dengan Dodhy: Kangen Band Jangan Bubar karena Masalah Sesaat

By admin
September 17, 2026

 

Jakarta, Ballebale.com – Polemik antara Andika Mahesa dan Dodhy kembali menjadi perhatian setelah muncul persoalan yang berujung pada wacana Kangen Band dibubarkan.

 

Andika Mahesa akhirnya buka suara mengenai kondisi terbaru hubungannya dengan Dodhy. Dalam percakapan melalui telepon yang kemudian disampaikan lewat akun Instagram miliknya, Andika mengatakan hingga kini dirinya dan Dodhy belum bertemu untuk membicarakan persoalan yang terjadi.

 

Menurut Andika, persoalan yang ingin diselesaikan bukan semata-mata mengenai konflik pribadi. Ia menilai, karena Kangen Band memiliki penggemar di berbagai daerah, setiap persoalan yang menyangkut keberlangsungan band seharusnya dibicarakan secara langsung dan matang.

 

“Masih seperti kemarin sih. Mungkin dia sudah mereda, tapi kan kita belum ketemu. Kalau saya bukan permasalahan itu. Permasalahannya ini kan berita nasional, ke seluruh Indonesia. Seharusnya kita ketemu, ngobrol, seperti apa,” kata Andika.

 

Andika juga menyoroti dampak dari kabar mengenai kemungkinan Kangen Band bubar terhadap pihak-pihak yang selama ini terlibat dalam penyelenggaraan pertunjukan.

 

Ia mengaku memikirkan nasib event organizer (EO) yang telah menjual tiket dan menyiapkan berbagai keperluan pertunjukan Kangen Band.

 

“Karena kemarin sempat ada IO-IO yang terkait. Kasihan, takut resah yang jual-jual tiket,” ujarnya.

 

Bagi Andika, persoalan yang lebih mendasar adalah bagaimana status dan kepemilikan nama Kangen Band dapat diperjelas sehingga tidak mudah menjadi sumber persoalan ketika terjadi konflik di antara personel.

 

Ia berharap manajemen dan seluruh pihak yang berkepentingan dapat duduk bersama, bahkan melibatkan notaris untuk membicarakan kepemilikan nama Kangen Band secara resmi.

 

“Saya minta ada keinginan sama Dodhy itu, manajemennya menyampaikan bagaimana caranya band ini kita bangun sama-sama. Bagaimana kita harus panggil notaris, nama band ini bersama-sama,” tutur Andika.

 

Andika menggambarkan Kangen Band seperti sebuah rumah yang dibangun bersama oleh orang-orang yang sejak awal memiliki andil dalam perjalanan grup musik tersebut.

 

Ia menyebut Tama, Andika, Izzy, Bebe, dan Dodhy sebagai pihak yang menurutnya memiliki sejarah dan kontribusi dalam membangun Kangen Band.

 

“Jadi band ini namanya Kangen Band ini dipunyai oleh Tama, Andika, Izzy, Bebe, Dodhy, sama-sama. Jadi tidak ada kata misalnya ada masalah sedikit, bubar. Itu kan enggak etis juga,” katanya.

 

Menurut Andika, persoalan kepemilikan tersebut perlu dibicarakan secara terbuka agar setiap personel memiliki hak dan tanggung jawab yang jelas.

 

Ia kemudian mengibaratkan perjalanan Kangen Band sebagai pembangunan sebuah rumah.

 

“Kita punya tanah, terus karena sejarah kita punya tanah, kita bangun sama-sama jadi rumah. Begitu jadi rumah, harusnya kepemilikannya bersama, bikin sertifikat bersama. Jadi semua ingin memiliki, sama-sama punya andil dan punya hak yang sama,” ujar Andika.

 

Meski demikian, Andika mengakui bahwa sampai saat ini dirinya belum bertemu langsung dengan Dodhy untuk membicarakan persoalan tersebut.

 

Ia memilih tidak memperkeruh keadaan lantaran mengetahui Dodhy disebut masih membutuhkan waktu untuk menenangkan diri.

 

“Sampai sekarang kan kita belum ketemu sama Dodhy. Saya tahu saya enggak mau nambah masalah keadaan yang lagi panas. Katanya Dodhy pengin nenangin diri dulu, ya sudah,” katanya.

 

Di sisi lain, Andika mengatakan apabila pada akhirnya dirinya dan Dodhy memang tidak dapat kembali berjalan bersama dalam Kangen Band, persoalan tersebut tetap harus diselesaikan melalui pembicaraan yang baik.

 

Hal itu terutama berkaitan dengan sejumlah agenda pertunjukan yang disebut telah terjadwal hingga akhir tahun.

 

“Kalau memang kita tidak bisa sama-sama lagi, kita kan bisa bicara baik-baik. Terus kita harus selesai juga nih panggung kita yang sampai akhir tahun. Kasihan kan orang yang sudah jual tiket, IO-IO-nya,” ucap Andika.

 

Andika menegaskan dirinya juga mempertimbangkan pihak-pihak lain yang telah mengeluarkan biaya dan membuat komitmen berdasarkan kepercayaan kepada Kangen Band.

 

Ia menyebut sejumlah pihak bahkan telah membayarkan uang muka (DP) untuk agenda pertunjukan yang telah disepakati.

 

“Karena itu sistemnya kepercayaan, terus manajemen, terus anak-anak yang lain. Kalau saya lebih mempertanggungjawabkan itu, karena memang mereka sudah DP-DP semua,” kata Andika.

 

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan Kangen Band bukan hanya menyangkut hubungan antar-personel, tetapi juga beririsan dengan kepentingan profesional, penyelenggara acara, penonton, serta keberlanjutan agenda pertunjukan yang telah dijadwalkan.

 

Hingga kini, Andika menyebut belum ada pertemuan langsung dengan Dodhy untuk membahas masa depan Kangen Band. Karena itu, wacana pembubaran band tersebut masih berada dalam situasi yang belum menemukan keputusan akhir.

Tags:

Andika MahesaDoddhy kangen bandKangen band
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Trailer Baru Lobang Buaya Bongkar Misteri Pembunuhan Pejabat Korup

Next

Polda Metro Jaya Tahan Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Palmerah

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Pendidikan sebagai Perlawanan: Manifesto Pemuda Adat Kalai Anim di Tanah Merauke
  • Menjaga Sungai, Menanam Harapan: Satgas Damai Cartenz dan Warga Lepas Bibit Ikan di Sungai Wabu
  • Momen Langka, Dua Kepala Imigrasi Terbaik Bertemu di Tangerang

Archives

  • November 2026 (116)
  • October 2026 (435)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network