Jumat Berkah di Istiqlal, Menag Ajak Masjid Hadir Lebih Dekat Lewat Layanan Gratis
JAKARTA,Ballebale.com — Masjid Istiqlal kembali menunjukkan perannya bukan sekadar sebagai tempat ibadah. Melalui program “Jumat Berkah: Makan Bersama di Istiqlal”, ribuan jamaah yang menunaikan Salat Jumat pada Jumat (7/8/2026) menikmati makan siang gratis sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan sosial kepada masyarakat.
Menteri Agama Nasaruddin Umar yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan, masjid harus menjadi ruang yang hidup dan mampu menjawab kebutuhan umat, bukan hanya sebagai tempat salat.
“Setiap hari Jumat kami menyiapkan makan siang gratis untuk para jamaah, termasuk jamaah perempuan,” ujar Nasaruddin.
Menurutnya, Masjid Istiqlal telah berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat dengan beragam fasilitas yang dapat diakses secara cuma-cuma. Selain program makan bersama setiap Jumat, masyarakat juga dapat mengikuti kursus berbagai bahasa asing seperti Inggris, Arab, Mandarin, Persia, Prancis, Hebrew, Aramaik, hingga bahasa Indonesia.
Tak hanya itu, Istiqlal menyediakan fasilitas olahraga seperti futsal, basket, dan tenis meja, penginapan gratis berkapasitas 70 tempat tidur, serta layanan ambulans gratis bagi warga yang membutuhkan.
“Yang paling penting adalah pelayanannya, dari masjid kepada masyarakat,” tegas Menag.
Peran edukasi juga menjadi perhatian. Perpustakaan Masjid Istiqlal dibuka untuk penelitian, sementara berbagai corner negara sahabat dapat dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan. Di bidang keagamaan, masyarakat dapat mengikuti konsultasi, majelis musyawarah, kajian Islam, hingga kegiatan rutin seperti tadabbur alam, Qiyamul Lail, Mahalul Qiyam, dan rangkaian ibadah malam Jumat hingga Subuh.
Nasaruddin berharap model pelayanan yang dikembangkan Masjid Istiqlal dapat menginspirasi masjid-masjid besar di seluruh Indonesia.
“Saya menghimbau kepada semua masjid-masjid agar dapat mencontoh Masjid Istiqlal ini, memberikan pelayanan gratis kepada umat dan masyarakat,” katanya.
Bagi Nasaruddin, keberadaan masjid idealnya menjadi pusat aktivitas sosial dan pemberdayaan umat. Masyarakat datang bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga belajar, berolahraga, berkonsultasi, memperoleh layanan sosial, hingga mempererat silaturahmi melalui kegiatan sederhana seperti makan bersama.
Program Jumat Berkah pun menjadi simbol bahwa masjid dapat menghadirkan kehangatan di tengah hiruk-pikuk kota, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kebersamaan antarsesama.