Bina Mutiara Mengamuk! Rorotan United Dibungkam 3-0, Coach Age Bongkar Jurus “Striker Siluman”
JAKARTA,Ballebale.com — Bina Mutiara tampil ganas di lanjutan Liga Soeratin U15 Piala Gubernur 2026. Menghadapi Rorotan United di Lapangan 2 Sintetis PSF Pancoran, Sabtu (27/6) pagi WIB, pasukan Coach Abdul Gofur tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0.
Bermain di bawah terik matahari dengan suhu mencapai 32 derajat Celsius, kedua tim langsung menyuguhkan duel berintensitas tinggi sejak peluit awal wasit Soleh dibunyikan. Namun, Bina Mutiara tampil lebih tenang dalam membangun serangan.
Gol pembuka lahir pada menit ke-15. Penyerang bernomor punggung 10, Kayza Yuliawan Putra, sukses menanduk bola hasil skema serangan rapi dan membawa Bina Mutiara unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, permainan Bina Mutiara semakin sulit dibendung. Pergantian taktik yang dilakukan Coach Abdul Gofur langsung membuahkan hasil.
Pemain pengganti Muhammad Rajab Bintang Keanu mencetak gol kedua pada menit ke-45 setelah memanfaatkan celah di lini belakang Rorotan United.
Belum sempat bangkit, Rorotan kembali dihukum lewat bola mati. Bek tengah Muhammad Rizky Maulana menuntaskan sundulan tajam pada menit ke-54 untuk memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Bina Mutiara.
Meski menang meyakinkan, Coach Abdul Gofur mengaku masih memiliki sejumlah catatan evaluasi.
«”Ada beberapa strategi yang belum berjalan maksimal karena ukuran Lapangan 2 lebih kecil. Pantulan bola di lapangan sintetis juga berbeda dari perkiraan pemain,” ujar pelatih yang akrab disapa Coach Age.
»Menurutnya, perubahan formasi menjadi 4-2-3-1 selepas jeda menjadi titik balik pertandingan.
«”Di babak kedua kami bermain lebih agresif. Keanu saya tempatkan sebagai striker siluman dan itu berjalan sesuai rencana,” ungkapnya.
»Sementara itu, Rorotan United sebenarnya mencoba bertahan dengan formasi 5-4-1. Strategi tersebut cukup efektif di babak pertama, tetapi akhirnya runtuh setelah tekanan Bina Mutiara semakin deras.
Pelatih Rorotan United, Saprial Azhar, mengakui timnya tampil tidak dalam kekuatan terbaik.
“Beberapa pemain inti kami harus bermain di Liga Sentra di Majalengka, sehingga komposisi tim hari ini tidak lengkap,” katanya.
Pengamatan menarik juga disampaikan legenda sepak bola nasional Berty Tutuarima yang hadir sebagai pemandu bakat.
Menurutnya, Bina Mutiara memang tampil satu level di atas lawannya.
«”Secara teknis, Rorotan United kalah kelas dibandingkan Bina Mutiara. Hari ini mereka bermain ala kadarnya,” ujar Berty.»
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bina Mutiara untuk terus bersaing di papan atas Liga Soeratin U15 Piala Gubernur 2026, sekaligus mengirim pesan kepada para rival bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat juara.