Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Lifestyle/Fadli Zon Sambangi Giri Harja, Regenerasi Dalang dan Perajin Wayang Golek Jadi Sorotan
Lifestyle

Fadli Zon Sambangi Giri Harja, Regenerasi Dalang dan Perajin Wayang Golek Jadi Sorotan

By Darmo Gandul
October 26, 2026

BANDUNG,Ballebale.com – Pelestarian wayang golek Sunda tak cukup hanya dengan menjaga pertunjukannya. Regenerasi dalang dan perajin menjadi kunci agar seni tradisi ini tetap hidup dan dikenal generasi mendatang.

Pesan itu disampaikan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat mengunjungi Padepokan Seni Giri Harja di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem seni tradisi, mulai dari proses pembuatan wayang hingga pementasannya.

Padepokan Seni Giri Harja dikenal sebagai salah satu pusat kesenian wayang golek Sunda yang didirikan oleh almarhum Asep Sunandar Sunarya, maestro dalang yang dikenal luas melalui karakter Cepot.

Dalam kunjungan itu, Fadli juga menyambangi kediaman almarhum Asep Sunandar Sunarya untuk melihat langsung proses pembuatan wayang golek dari kayu albasia.

“Untuk memastikan wayang golek Sunda terus berkembang, kita harus melakukan regenerasi dalang sekaligus pengrajinnya,” ujar Fadli.

Menurut dia, pembuatan wayang golek membutuhkan keterampilan khusus, ketekunan, serta ketelitian. Proses menyengging atau memberi detail hiasan dan melukis menjadi bagian penting dalam membentuk karakter wayang agar memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri.

Panggung Pertunjukan Perlu Dihidupkan

Fadli menilai pelestarian wayang golek harus dilakukan secara menyeluruh. Rantai kesenian ini mencakup pemilihan bahan baku, proses pembuatan, hingga pertunjukan yang menghidupkan karakter dan cerita di hadapan penonton.

Wayang golek, menurut dia, memiliki keunggulan sebagai seni tradisi yang interaktif dan komunikatif. Karena itu, panggung-panggung pertunjukan perlu kembali diaktifkan, baik di lingkungan sekolah maupun melalui festival seni.

Kehadiran wayang golek di ruang-ruang pendidikan diharapkan membuat generasi muda lebih dekat dengan kebudayaan daerahnya sendiri. Dengan begitu, pelestarian tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi bagian dari pengalaman budaya sehari-hari.

Dalam pertemuan tersebut, para seniman Giri Harja menyampaikan aspirasi mengenai perlunya pertunjukan berkala di sekolah serta dukungan pemerintah untuk mewujudkan pusat kebudayaan di Kabupaten Bandung.

Menanggapi aspirasi itu, Fadli menyatakan Kementerian Kebudayaan terbuka memberikan dukungan bagi kegiatan pelestarian, termasuk lokakarya dan festival wayang, melalui program fasilitasi kebudayaan.

Padepokan Giri Harja Bakal Dikaji

Selain berdialog dengan para seniman, Fadli meninjau kondisi gedung Padepokan Seni Giri Harja. Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat direncanakan melakukan kajian serta perbaikan sarana dan prasarana agar padepokan tersebut dapat kembali berfungsi optimal sebagai pusat aktivitas dan pertunjukan seni.

Langkah itu diharapkan mendukung keberlanjutan kegiatan para seniman sekaligus membuka ruang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal wayang golek Sunda.

Turut mendampingi Fadli dalam kunjungan tersebut, Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga Rachmanda Primayuda, Direktur Warisan Budaya Agus Widiatmoko, Penasihat Menteri Kebudayaan Putu Supadma, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat Retno Raswaty.

Kementerian Kebudayaan menegaskan pelestarian warisan budaya perlu berjalan beriringan dengan penguatan ekosistem seni tradisi. Regenerasi dalang, keberlanjutan keterampilan perajin, dan tersedianya panggung pertunjukan menjadi bagian penting agar wayang golek Sunda terus berkembang di tengah perubahan zaman.[**]Foto : Ist

Tags:

FadliZonGiriHarjaWayangGolekSunda
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Next

Berawal dari Mimpi Suami, Dian Rosdiani Besarkan Shuba Coffee Lewat Komunitas Barista

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Misteri Perhiasan Terkutuk dari Majalengka Diangkat Jadi Film Horor Rarangken
  • Berawal dari Mimpi Suami, Dian Rosdiani Besarkan Shuba Coffee Lewat Komunitas Barista
  • Fadli Zon Sambangi Giri Harja, Regenerasi Dalang dan Perajin Wayang Golek Jadi Sorotan
  • (no title)
  • DUA PELAKU PERCOBAAN JAMBRET HANDPHONE DIRINGKUS POLSEK BEKASI SELATAN

Archives

  • October 2026 (347)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network