BASE Entertainment Hadirkan Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?, Kisah Perjuangan Enam Anak Muda di Dunia Kerja
JAKARTA,Ballebale.com— BASE Entertainment memperkenalkan film terbaru berjudul Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?, garapan sutradara Archie Hekagery yang diadaptasi dari buku bestseller karya Samuel Ray. Film yang mengangkat dinamika kehidupan pekerja muda ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.
Melalui kisah enam anak muda yang menjalani masa percobaan kerja atau probation, film ini menyoroti perjuangan mencari pekerjaan, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta membuktikan kemampuan demi mendapatkan status karyawan tetap.
Keenam karakter hadir dengan latar belakang, tekanan, dan ambisi masing-masing. Di tengah persaingan dunia kerja, mereka tidak hanya dituntut untuk menunjukkan kompetensi, tetapi juga menghadapi tantangan dalam membangun hubungan dengan rekan kerja. Cerita tersebut sekaligus mengajak penonton merenungkan pertanyaan mendasar: sebenarnya, apa yang ingin dicapai melalui pekerjaan?
Aurora Ribero Perankan Bintang, Perempuan yang Berjuang Mendapatkan Pekerjaan Tetap
Salah satu karakter yang menjadi sorotan dalam trailer resmi film ini adalah Bintang, yang diperankan Aurora Ribero. Ia digambarkan sebagai perempuan yang berjuang keras untuk mendapatkan pekerjaan stabil setelah berulang kali gagal melewati masa probation di tempat kerja sebelumnya.
Di Jaya Food, Bintang kembali menghadapi tantangan serupa. Kali ini, ia harus bersaing dengan lima calon karyawan lain yang juga berusaha membuktikan kelayakan mereka untuk menjadi karyawan tetap.
Bagi Aurora, karakter Bintang menarik karena menggambarkan pengalaman seseorang yang harus menghadapi berbagai hal baru sekaligus berjuang menemukan tempatnya.
“Buat aku, Bintang itu menarik karena dia sedang mengalami banyak hal untuk pertama kalinya. Dia sedang mencari pekerjaan, menghadapi penolakan, masuk ke lingkungan baru, dan berusaha membuktikan bahwa dia mampu. Rasanya seperti perjalanan seseorang yang sedang belajar menemukan tempatnya,” ujar Aurora Ribero.
Selain Bintang, karakter Claudia juga mendapat perhatian dari sutradara Archie Hekagery. Menurut Archie, kedua karakter perempuan tersebut merepresentasikan ketangguhan pekerja perempuan, meski memiliki kepribadian yang bertolak belakang.
Ia juga menyoroti hubungan antara Bintang dan Claudia yang menghadirkan unsur sisterhood di tengah persaingan profesional. Hubungan tersebut diharapkan dapat terasa dekat dengan pengalaman penonton perempuan.
Persaingan Kerja dan Ambisi Anak Muda
Selain Bintang, film ini menghadirkan Bima, karakter yang diperankan Rey Bong. Berbeda dengan Bintang, Bima digambarkan sebagai sosok ambisius dan oportunistik yang memiliki caranya sendiri dalam menghadapi persaingan di dunia kerja.
Meski berorientasi pada pencapaian, Bima mampu menempatkan dirinya di antara para pesaing dengan membangun hubungan dan merangkul orang-orang di sekitarnya.
“Di film ini kita bisa melihat sudut pandang dari masing-masing karakter anak muda yang lagi struggle. Kalau Bima, karakter yang aku perankan, dia sangat ambisius dan oportunistik. Tapi dia bisa menempatkan dirinya di tengah pesaingnya di dunia kerja dengan cara merangkul semuanya,” ujar Rey Bong.
Perbedaan karakter tersebut menjadi salah satu aspek yang memperkaya cerita Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? Persaingan untuk memperoleh posisi tetap tidak hanya memperlihatkan ambisi setiap individu, tetapi juga membuka ruang bagi cerita tentang solidaritas, tanggung jawab, dan hubungan antarmanusia.
Riset Dunia Korporat Selama Dua Bulan
Untuk membangun gambaran dunia kerja korporat yang lebih dekat dengan realitas, Archie Hekagery mengungkapkan bahwa dirinya melakukan riset selama kurang lebih dua bulan sebelum menggarap film ini.
Riset tersebut dilakukan dengan mengunjungi sejumlah kantor dan berdiskusi langsung dengan pihak sumber daya manusia atau human resources (HR). Langkah ini dilakukan untuk mendalami istilah, kebiasaan, serta dinamika yang berlangsung di lingkungan kerja korporat.
“Karena dunianya adalah dunia kerja korporat, saya harus melakukan riset lebih dulu selama kurang lebih dua bulan. Jadi saya ke beberapa kantor, benar-benar bertemu dengan HR-nya, menggali lebih dalam istilah-istilah dan dinamika dunia kerja korporat. Dari situlah kemudian saya semakin punya bekal dari naskah yang sudah ditulis,” ujar Archie.
Film ini disutradarai Archie Hekagery dan diproduseri oleh Shanty Harmayn serta Aoura Lovenson Chandra. Selain Aurora Ribero dan Rey Bong, jajaran pemainnya mencakup Gabriella Ekaputri, Daffa Wardhana, Arafah Rianti, dan Lutfi Afansyah.
Kisah tentang Perjuangan Mencari Tempat
Produser Shanty Harmayn mengatakan bahwa pengalaman menjadi anak baru merupakan sesuatu yang universal. Setiap orang, menurutnya, pernah berada dalam situasi ketika harus memulai dari awal, beradaptasi, dan membuktikan diri di lingkungan yang belum dikenal.
Melalui enam karakter dengan tujuan hidup yang berbeda, film ini ingin memperlihatkan bahwa setiap orang memiliki alasan tersendiri dalam menjalani pekerjaan. Ada yang mengejar mimpi, membangun karier, memenuhi tanggung jawab, atau sekadar berusaha membuktikan kemampuannya.
“Memang ada persaingan, tapi di balik persaingan itu, ada cerita-cerita tentang manusia, dan kami ingin memberikan sebuah pesan harapan di dunia yang serba kompetitif ini,” ujar Shanty.
Dengan mengangkat realitas pekerja muda, Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? berupaya menghadirkan drama tentang perjuangan mencari nafkah sebagai bentuk dukungan bagi mereka yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan hidup di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Film ini juga menampilkan poster resmi yang memperlihatkan Aurora Ribero bersama para pemain lainnya di sebuah stasiun KRL. Keenam karakter berdiri berdampingan, merepresentasikan orang-orang yang setiap hari bergerak menuju tujuan masing-masing, sembari berjuang menemukan tempat dalam kehidupan.
Melalui kisah tersebut, Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? tidak hanya berbicara tentang keberhasilan mendapatkan pekerjaan, tetapi juga tentang proses mengenali diri, menghadapi penolakan, dan menemukan makna di balik perjalanan karier.
Film produksi BASE Entertainment ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026. Informasi terbaru mengenai film dapat diikuti melalui akun Instagram @filmlagiprobation dan @base.id.[**]