Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Uncategorized/Tak Bisa Bohong, Tak Punya Filter: Kekacauan Calon Gubernur di Film Bapak Paling Jujur
Uncategorized

Tak Bisa Bohong, Tak Punya Filter: Kekacauan Calon Gubernur di Film Bapak Paling Jujur

By Darmo Gandul
October 8, 2026

JAKARTA,Ballebale.com — Kejujuran semestinya menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan. Namun, apa jadinya jika seseorang tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berbohong, sekaligus tak lagi memiliki “filter” untuk menyaring apa yang ada di kepalanya?

Premis itulah yang diangkat film drama komedi Bapak Paling Jujur, produksi Cahaya Pictures bersama Studio Antelope.

Film yang disutradarai Fajar Nugros dengan skenario Rino Sarjono tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.

Film berdurasi 103 menit ini berkisah tentang Jonas Prakoso, diperankan Andovi da Lopez, seorang calon gubernur yang terbiasa membangun citra dan berhati-hati dalam memilih setiap perkataan.

Namun, kehidupan Jonas berubah setelah sebuah kutukan dari neneknya membuat ia kehilangan kemampuan untuk berbohong.

Persoalannya, Jonas bukan sekadar tak bisa berbohong. Ia juga kehilangan filter.

Apa pun yang terlintas di kepalanya bisa langsung keluar begitu saja. Hal-hal yang semestinya dipikirkan terlebih dahulu, disimpan, atau disampaikan dengan cara yang lebih tepat justru terlontar tanpa kendali.

Kejujuran yang semula dianggap sebagai kekuatan perlahan berubah menjadi sumber kekacauan.

Kampanye, pekerjaan, hubungan keluarga hingga kehidupan pribadi Jonas ikut terdampak.

“Kalau kita membangun kehidupan dan kesuksesan kita di atas fondasi kebohongan, apa yang terjadi ketika suatu hari kita tidak bisa berbohong lagi?” ujar Produser Bapak Paling Jujur dari Cahaya Pictures, Aoura Lovenson Chandra.

Menurut Aoura, film tersebut ingin mengangkat pentingnya kejujuran, khususnya bagi seorang pemimpin dan wakil rakyat, dengan pendekatan yang ringan dan menghibur.

“Kejujuran memang mahal dan tidak selalu mudah. Tetapi bagi seorang pemimpin dan wakil rakyat, kejujuran seharusnya bukan sebuah pilihan, melainkan komitmen dan tanggung jawab,” katanya.

Ketika Kejujuran Menjadi Bumerang

Sutradara Fajar Nugros mengatakan, persoalan kejujuran yang diangkat dalam film ini tidak hanya berkaitan dengan berkata benar.

Lebih dari itu, film ini juga berbicara tentang bagaimana seseorang membangun kepercayaan.

“Sebuah prestasi yang dibangun di atas kebohongan, seperti membangun istana pasir,” ujar Fajar.

Perjalanan Jonas kemudian menjadi gambaran tentang rapuhnya sesuatu yang dibangun tanpa fondasi kuat.

Ketika “filter” yang selama ini digunakan tiba-tiba hilang, Jonas dipaksa menghadapi konsekuensi dari setiap perkataan dan keputusan yang dibuatnya.

Bukan Sekadar Film Politik

Meski menggunakan dunia kampanye dan politik sebagai latar cerita, Bapak Paling Jujur tidak semata-mata berbicara tentang politik.

Cerita justru membawa persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tentang bagaimana seseorang memilih kata, menyimpan sesuatu, mempertimbangkan perasaan orang lain, serta menentukan kapan harus berkata jujur.

Premis serupa sebelumnya pernah diangkat dalam film Brasil O Candidato Honesto (2014) dan film Korea Selatan Honest Candidate (2020).

Versi Indonesia kemudian membawa premis tersebut ke dalam karakter, situasi, serta humor yang disesuaikan dengan konteks masyarakat Indonesia.

Melalui berbagai situasi absurd yang dialami Jonas, film ini mengajak penonton tertawa sekaligus mempertanyakan kembali makna kejujuran.

Sebab, berkata jujur ternyata tidak selalu sederhana.

Kejujuran yang disampaikan tanpa pertimbangan dan tanggung jawab pun dapat melahirkan konsekuensi yang tak terduga.

Selain Andovi da Lopez, film ini turut dibintangi Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, David Nurbianto, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina (CeritaIbun), Mieke Shahir, dan sejumlah pemain lainnya.

Bapak Paling Jujur berdurasi 103 menit dan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026. Tiket penayangan telah tersedia melalui berbagai aplikasi dan platform pemesanan tiket bioskop.(**)

Tags:

AndoviDaLopezBapak paling jujurFajarNugros
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Biaya Haji 2027 Turun, Jemaah Dapat Subsidi Rp3,18 Juta

Next

Blok M Disiapkan Jadi Model TOD Jakarta, Ruang Publik Diperluas hingga 5 Kali Lipat

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Kebakaran Hanguskan Sekitar 50 Bangunan di Kramat, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
  • Brimob Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran di Kramat Pulo Senen
  • DARI TAS SEKOLAH HINGGA SENYUMAN, SATGAS DAMAI CARTENZ HADIR BERBAGI KASIH DI PANTI ASUHAN SANTA SUSANA TIMIKA
  • Polisi Perkuat Pemberantasan Premanisme untuk Jaga Kepastian Hukum Dunia Usaha
  • Wakapolri: Polri Perkuat Kehadiran di Wilayah Rawan Konflik

Archives

  • October 2026 (93)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network