Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Bukan Sekadar Film Perang, Djamin Setia Selamanya Bongkar Jejak Perjuangan Jamin Ginting dari Tanah Karo
Entertainment

Bukan Sekadar Film Perang, Djamin Setia Selamanya Bongkar Jejak Perjuangan Jamin Ginting dari Tanah Karo

By Darmo Gandul
October 5, 2026

JAKARTA,Ballebale.com – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengapresiasi film Djamin Setia Selamanya yang mengangkat kisah perjuangan pahlawan nasional asal Karo, Letjen TNI (Purn.) Jamin Ginting Suka. Apresiasi itu disampaikan Fadli Zon saat menghadiri pemutaran film karya sutradara Rako Prijanto tersebut di XXI Senayan City, Jakarta.

Pemutaran film berlangsung meriah dengan kehadiran masyarakat dan pecinta film. Fadli menilai Djamin Setia Selamanya tidak sekadar menghadirkan tontonan biopik, tetapi juga menjadi medium untuk mengenalkan kembali sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Menurut Fadli, film tersebut memadukan narasi sejarah, sinematografi, akting para pemain, serta alur cerita yang menghibur.

“Film Djamin Setia Selamanya adalah sebuah film biopik yang menceritakan kisah kepahlawanan dari seorang pahlawan nasional, Jamin Ginting, yang berjuang pada masa-masa kemerdekaan atau perang mempertahankan kemerdekaan setelah proklamasi,” ujar Fadli.

Ia menilai kisah perjuangan Jamin Ginting penting diangkat karena memperlihatkan bahwa perang mempertahankan kemerdekaan tidak hanya terjadi di Pulau Jawa. Perlawanan juga berlangsung di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Utara dan Aceh.

Fadli menyebut perjuangan Jamin Ginting, Slamet Ginting dan tokoh-tokoh pejuang lainnya menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia pada periode 1945-1950.

“Kisah-kisah ini memberikan pengetahuan bahwa perjuangan Jamin Ginting dan perjuangan kemerdekaan kita ini tidak hanya bergolak di tanah Jawa, tapi ada di Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan juga di banyak daerah lain,” katanya.

Selain mengangkat sejarah perjuangan, Djamin Setia Selamanya juga dinilai memiliki kekuatan dari sisi kebudayaan. Film tersebut menghadirkan adat istiadat, tradisi dan kearifan lokal masyarakat Karo, Sumatera Utara.

“Film ini banyak adegan aksi, perang dan sebagainya, dan juga cerita kehidupan sehari-hari pada masa itu. Banyak juga mengungkapkan budaya, adat istiadat dari lokal di Tanah Karo, dan banyak lagi ekspresi-ekspresi budaya yang juga ada di dalam film,” ujar Fadli.

Disutradarai Rako Prijanto dan dibintangi Rafi Sudirman sebagai Jamin Ginting, film ini menyoroti perjalanan hidup sang pahlawan sejak masa muda hingga keterlibatannya dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Kisah dimulai ketika Jamin Ginting mengenyam pendidikan di sekolah Belanda dan mulai menyadari ketidakadilan kolonialisme. Ia kemudian bergabung dengan giyugun, pasukan sukarela bentukan Jepang, sebelum akhirnya memahami bahwa kemerdekaan Indonesia harus diperjuangkan oleh kekuatan bangsa sendiri.

Cerita berlanjut pada perjuangan Jamin memimpin perang gerilya di Sumatera Utara ketika Agresi Militer Belanda berlangsung. Di tengah peperangan dan pergolakan politik, film juga menggambarkan pergulatan Jamin dalam menyeimbangkan pengabdian kepada bangsa dengan kehidupan keluarga.

Fadli berharap Djamin Setia Selamanya dapat menjangkau lebih banyak penonton dan menjadi salah satu contoh pemanfaatan film sebagai media edukasi sejarah sekaligus promosi kebudayaan.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, sineas dan masyarakat menjadi penting untuk mendorong lahirnya film-film biopik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat pengetahuan sejarah dan kecintaan generasi muda terhadap budaya Indonesia.

Dalam pemutaran tersebut turut hadir produser Riahna Djamin Gintings, sutradara Rako Prijanto, penulis naskah Titien Wattimena, serta para aktor Chiko Kurniawan dan Jourdy Pranata.

Sejumlah pejabat Kementerian Kebudayaan juga hadir, antara lain Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra, Inspektur Jenderal Fryda Lucyana, Penasihat Menteri Putu Supadma Rudana, Direktur Film, Musik dan Seni Irini Dewi Wanti, Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan Syukur Asih Suprojo, Direktur Pengembangan Budaya Digital Insan Abdirrohman, serta Kepala Balai Media Kebudayaan Abu Chanifah.

Fadli berharap film Djamin Setia Selamanya dapat menjadi bagian dari kebangkitan sinema inspiratif Indonesia sekaligus membuka kembali ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat tokoh-tokoh yang berjasa dalam mempertahankan kemerdekaan.(**)

Tags:

DjaminSetiaSelamanyaFadliZonFilmBiopikFilmIndonesiaJaminGinting
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

35 Tahun Tanpa Trofi, Kini Indonesia Ditantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup

Next

Polda Metro Jaya Kerahkan 10.121 Personel, 67 Ribu Penonton Hadiri FIFA ASEAN Cup 2026

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Jakarta Bidik Pengalaman Seoul, dari Kota Kreatif hingga Beasiswa untuk Anak Muda
  • Era AI, Pemerintah Siapkan Aturan Baru: Ada Peran Manusia, Ada Perlindungan Hak Cipta
  • Komdigi Ubah Strategi Perang Judi Online, dari Hapus Konten ke Putus Ekosistem
  • Empat Tersangka Kasus KM Virgo Ditahan, Termasuk Tiga Pihak Perusahaan
  • Kapolda Metro Jaya Ajak Seluruh Personel Wujudkan Semangat “Polisi Bersama Masyarakat

Archives

  • October 2026 (86)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network