Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Pasukan 1000 Janda Bawa Kisah Malahayati ke Layar Lebar, Perempuan Aceh Tumpas Penjajah dengan Rencong
Entertainment

Pasukan 1000 Janda Bawa Kisah Malahayati ke Layar Lebar, Perempuan Aceh Tumpas Penjajah dengan Rencong

By Darmo Gandul
September 30, 2026

JAKARTA,Ballebale.com – Sejarah perjuangan perempuan Aceh melawan penjajah diangkat ke layar lebar lewat film Pasukan 1000 Janda. Film garapan sutradara Archie Hekagery bersama Manara Films itu menawarkan perpaduan sejarah, fantasi, dan aksi dalam balutan historical fantasy action.

Trailer terbaru film tersebut memperlihatkan atmosfer pertempuran kolosal yang melibatkan Laksamana Malahayati bersama pasukan Inong Balee. Para perempuan bersenjatakan rencong dan menguasai ilmu bela diri berhadapan dengan armada kapal perang Belanda yang dilengkapi meriam.

Film ini membawa penonton ke Aceh pada masa lampau. Pertarungan di atas kapal, hempasan ombak laut, duel pedang, hingga pertempuran jarak dekat menjadi bagian dari sajian aksi yang ditawarkan.

Poster Pasukan 1000 Janda juga memperkuat gambaran tentang peperangan besar dari Tanah Rencong. Cerita berpusat pada Laksamana Malahayati dan pasukan Inong Balee, kelompok perempuan yang kehilangan suami dalam peperangan dan kemudian ikut mengambil peran dalam perjuangan melawan penjajah.

“Lewat film Pasukan 1000 Janda, saya ingin membuat penonton merasakan bagaimana kalau kisah Laksamana Malahayati hadir sebagai sebuah action movie yang epik dan sinematik. Sejarah Indonesia memiliki cerita sebesar film action,” ujar Archie Hekagery.

Archie menyutradarai film ini dengan Yuda Wirafianto sebagai produser, Mifta Nur Rizki sebagai ko-produser, dan Bunga Mentari sebagai produser eksekutif.

Aktris Atiqah Hasiholan dipercaya memerankan sosok Laksamana Malahayati. Sementara pasukan Inong Balee diperankan antara lain oleh Cut Mini, Tasha Siahaan, Fergie Brittany, dan Ully Triani.

Jajaran pemain lainnya terdiri dari Emil Kusumo, Vincent Verhaag, Hans de Kraker, Dafina Jamasir, Syaura Salsabila, Muzakki Ramdhan, hingga Ron Smoorenburg.

Ron Smoorenburg merupakan aktor laga asal Belanda yang pernah berhadapan dengan Jackie Chan dalam film Who Am I?.

Malahayati, Perempuan dan Warrior

Bagi Atiqah Hasiholan, sosok Malahayati bukan sekadar figur sejarah. Ada sisi kompleks dalam dirinya yang membuat kisah tersebut tetap relevan untuk dibicarakan hingga sekarang.

Malahayati digambarkan sebagai seorang laksamana sekaligus perempuan yang menjalani peran sebagai ibu dan istri.

“400 tahun berlalu. Perempuan tetap punya alasan untuk berdiri dan memimpin. Malahayati adalah seorang laksamana, warrior, namun juga seorang perempuan, ibu, dan istri,” kata Atiqah.

Menurutnya, kompleksitas kehidupan Malahayati menjadi salah satu daya tarik ketika kisah tersebut dibawa ke layar lebar.

“Kompleksitas itulah yang membuat sosoknya menarik untuk dibawa ke layar lebar, dan perannya sebagai perempuan yang serba bisa melakukan apapun serta berjuang meski harus mengalami rasa kehilangan itulah yang juga tetap relevan dengan para perempuan sekarang,” lanjutnya.

Sementara itu, Tasha Siahaan yang memerankan Dahlia, salah satu anggota Inong Balee, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama terlibat dalam produksi film tersebut.

Mulai dari mempelajari aksen dan dialek Aceh, menjalani latihan koreografi action, hingga mendalami sejarah perjuangan perempuan Aceh.

“Bagiku film Pasukan 1000 Janda sangat relevan dengan kondisi saat ini. Sampai sekarang kita masih sering melihat banyak kelompok perempuan yang berani bersuara dan melawan saat tanah kelahiran dan tanah tinggalnya terancam,” ujar Tasha.

“Semangat juang para perempuan ini yang akan menghidupkan dan memberikan nilai lebih dari kisah historical fantasy action di layar lebar,” sambungnya.

Pasukan 1000 Janda dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.

Film ini terinspirasi dari kisah Laksamana Malahayati dan pasukan Inong Balee, sekaligus menghadirkan interpretasi sinematik tentang perjuangan para perempuan yang kehilangan orang-orang tercinta namun memilih bangkit menghadapi penjajahan.

Informasi terbaru mengenai film tersebut dapat diikuti melalui Instagram @pasukan1000janda dan @manara.studios.(**)

Tags:

ArchieHekageryAtiqahHasiholanInongBaleeManaraFilmsPasukan1000JandaLaksamanaMalahayati
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Dianna Dee Starlight Bangun Lagi Kanal YouTube, 8 Bulan Sudah 17 Ribu Subscriber

Next

Desak Made Rita Persembahkan Emas Keempat, Rekor Asia di Aichi-Nagoya

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Tiga Dekade Merawat Tari Kontemporer, IDF 2026 Siap Kembali Menghubungkan Seniman dan Publik
  • Desak Made Rita Persembahkan Emas Keempat, Rekor Asia di Aichi-Nagoya
  • Pasukan 1000 Janda Bawa Kisah Malahayati ke Layar Lebar, Perempuan Aceh Tumpas Penjajah dengan Rencong
  • Dianna Dee Starlight Bangun Lagi Kanal YouTube, 8 Bulan Sudah 17 Ribu Subscriber
  • Metamorfosis Dangdut dan Ekosistem “Akademi”: Catatan Harsiwi Achmad atas Peta Musik Indonesia 2026

Archives

  • October 2026 (1)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network