Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/“Aku Istimewa, Kamu Juga”: Film Istimewa Buka Percakapan tentang Mimpi, Kesempatan, dan Penerimaan
Entertainment

“Aku Istimewa, Kamu Juga”: Film Istimewa Buka Percakapan tentang Mimpi, Kesempatan, dan Penerimaan

By Darmo Gandul
September 8, 2026

JAKARTA,Ballebale.com — Film Istimewa menggelar gala premiere di XXI Epicentrum, Jakarta, Senin (7/9/2026), menjelang penayangannya di seluruh bioskop Indonesia pada 17 September 2026. Film produksi Kairos Pictures ini menghadirkan kisah keluarga dengan anak-anak penyandang disabilitas sebagai pusat perjalanan cerita.

Gala premiere tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain dan filmmaker untuk kembali memperkenalkan Rumah Istimewa kepada penonton. Sebelumnya, film ini telah menyapa masyarakat melalui rangkaian cinema visit di sejumlah kota.

Bagi sutradara Ruben Adrian, tantangan utama dalam menggarap Istimewa adalah menghadirkan karakter penyandang disabilitas sebagai individu yang utuh. Mereka tidak ditempatkan semata-mata sebagai representasi dari kondisi yang dimiliki.

“Kami tidak ingin membuat karakter yang hanya menjelaskan kondisinya. Kami ingin mereka hadir sebagai manusia yang punya keinginan, pilihan, humor, mimpi, dan perjalanan sendiri,” ujar Ruben.

Pandangan tersebut, kata Ruben, tidak hanya diterapkan dalam penulisan cerita, tetapi juga selama proses produksi. Para pemain diberi ruang untuk memahami dan membawa karakter mereka dengan cara masing-masing.

Pesan tentang penerimaan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan para pemain. Niatus Sholihah, pemeran Nita, memaknai penerimaan bukan sebagai bentuk perlakuan berbeda atau rasa kasihan, melainkan kesempatan untuk dipercaya dan menunjukkan kemampuan.

“Buat saya, diterima bukan berarti orang lain merasa kasihan atau memperlakukan kita secara berbeda. Diterima adalah ketika kita diberi kesempatan untuk menunjukkan siapa diri kita, dipercaya untuk mengambil pilihan, dan tidak dinilai hanya dari kondisi yang kita miliki,” kata Niatus.

Menurut dia, setiap orang memiliki mimpi, kemampuan, perasaan, dan keinginan untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.

Hal serupa disampaikan Abdullah Mansuri atau Ayah Mans. Bagi dia, kehadiran Istimewa di layar lebar merupakan bagian dari perjalanan panjang bersama teman-teman Istimewa.

“Saya ingin mereka punya ruang untuk bercerita dengan cara mereka sendiri. Selama perjalanan bersama mereka, saya melihat begitu banyak cerita, mimpi, keberanian, dan kemampuan yang mungkin belum banyak orang lihat,” ujar Ayah Mans.

Pengalaman tersebut membuat Ayah Mans merasa cerita mereka perlu dibawa lebih jauh agar semakin banyak orang mengenal mereka bukan berdasarkan kondisi yang melekat, melainkan sebagai pribadi dengan kehidupan dan cerita masing-masing.

Semangat itu kemudian menjadi fondasi pesan yang ingin disampaikan film Istimewa. Film ini tidak hendak berhenti sebagai cerita mengenai anak-anak dengan disabilitas, tetapi juga mengajak penonton merefleksikan cara memandang, menerima, dan memberikan ruang kepada orang lain.

Istilah “Istimewa” dalam film ini pun tidak dimaksudkan untuk menggantikan istilah disabilitas. Kata tersebut digunakan sebagai cara pandang bahwa kondisi seseorang bukanlah satu-satunya hal yang menentukan siapa dirinya.

Melalui gala premiere, para pemain dan filmmaker berharap Istimewa dapat membuka percakapan yang lebih luas mengenai penerimaan, kesempatan, serta pentingnya melihat teman-teman dengan disabilitas sebagai manusia yang utuh.

Sebab, ketika seseorang diberikan ruang dan kepercayaan, yang terlihat bukan sekadar kondisi yang melekat pada dirinya, tetapi juga pribadi, mimpi, kemampuan, pilihan, dan cerita yang membentuk kehidupannya.

“Aku Istimewa. Kamu juga Istimewa. Kita semua istimewa dari awal.”

Film Istimewa akan tayang serentak diFilmIstimewa,Istimewa,Disabilitas,FilmIndonesia seluruh bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.

Tags:

DisabilitasFilmIndonesiaFilmIstimewaIstimewa
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Polsek Bantargebang Serap Aspirasi Warga Mustikasari Melalui Jaga Jakarta On The Spot

Next

Maulid Nabi di Masjid Al-Ikhlas, Wakapolri Ajak Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Ali Zainal Abidin dan Filosofi “Ibda’ Binafsik”: Mengubah Profit Emas Menjadi Infrastruktur Kemanusiaan
  • LISA BLACKPINK Jadi Wajah Meta Glasses, AI dan Fesyen Berpadu
  • Emas Pertama Merah Putih, Prabowo: Terima Kasih atas Perjuangan dan Kerja Kerasnya
  • Kompolnas Rumuskan Arah Kebijakan Polri dengan Tema Penegakan Hukum Terhadap Sindikat Tindak Pidana Narkotika
  • Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi GBK Jelang Laga ASEAN Cup 2026

Archives

  • September 2026 (513)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network