Open turnament Bola Voli Piala Panglima TNI 2026 Resmi Ditutup
JAKARTA, Ballebale.com — Open Tournament Bola Voli Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 resmi berakhir. Ajang yang mempertemukan tim putra dan putri dari lingkungan TNI serta sejumlah perkumpulan bola voli itu ditutup di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (28/8/2026).
Penutupan turnamen dilakukan Kapusjaspermildas TNI Marsma TNI Drs. Wing Sukarno, M.Or. Menurut dia, kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ruang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan berbagai unsur dalam semangat sportivitas.
“Turnamen ini kami rancang sebagai ruang kompetisi sekaligus silaturahmi antarpemain. Karena itu, kami membuka kesempatan bagi klub-klub bola voli di Jakarta dan sekitarnya untuk ikut ambil bagian,” ujar Wing kepada media.
Sebanyak 16 peserta ambil bagian dalam turnamen yang mempertandingkan kategori putra dan putri. Keterlibatan sejumlah klub di luar lingkungan TNI menjadi bagian dari upaya memperluas atmosfer kompetisi sekaligus menjaring potensi atlet.
Pada kategori putra, PBV AL keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati PBV AD, sedangkan PBV AU meraih peringkat ketiga. PBV Razawali Z & A berada di posisi keempat.
Persaingan kategori putri menghasilkan PBV AD sebagai kampiun. PBV AU menyusul di posisi kedua, kemudian PBV AL sebagai juara ketiga dan PBV Mabes TNI di peringkat keempat.
Wing mengatakan hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan penyelenggaraan turnamen. Menurut dia, kompetisi semacam itu penting untuk menciptakan ruang bagi atlet menunjukkan kemampuan sekaligus menemukan bibit-bibit baru.
“Yang kami harapkan bukan berhenti pada siapa yang menjadi juara. Dari kompetisi seperti inilah kami ingin melihat munculnya pemain-pemain potensial yang nantinya bisa berkembang dan membawa prestasi lebih jauh,” katanya.
Selain pembinaan prestasi, turnamen tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan di lingkungan TNI melalui olahraga.
Wing menilai olahraga memiliki kekuatan untuk mempertemukan berbagai unsur dalam suasana kompetitif, tetapi tetap menjunjung sportivitas dan persaudaraan.
“Di balik pertandingan dan perebutan poin, ada semangat kebersamaan yang ingin kami bangun. Soliditas, jiwa korsa, dan sportivitas itu harus terus dirawat, termasuk melalui kegiatan olahraga,” ujarnya.
Dengan berakhirnya turnamen, Piala Panglima TNI 2026 diharapkan tidak hanya meninggalkan daftar juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga dan pencarian atlet potensial yang dapat berkontribusi bagi kemajuan olahraga nasional.Kalau Anda mau, saya juga bisa membuatkan versi lebih tajam ala straight news Kompas.com, dengan lead yang lebih kuat dan judul yang lebih “menggigit”.