Lapas Cibinong Dorong Pembinaan WB Berbasis Ekonomi Sirkular
Bogor, Ballebale.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong meluncurkan Circular Pemasyarakatan (Circupas) Satu, sebuah inovasi yang mengintegrasikan kepedulian lingkungan, pemberdayaan warga binaan, peningkatan keterampilan, dan penciptaan nilai ekonomi berkelanjutan.
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Cibinong mengembangkan model pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas di dalam lapas, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar memiliki kemampuan produktif saat kembali ke masyarakat.
Circupas Satu dikembangkan dengan konsep Smart Correctional Circular Hub. Melalui konsep tersebut, berbagai potensi yang ada di lingkungan pemasyarakatan diarahkan agar dapat saling terhubung dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto mengatakan Circupas Satu dirancang untuk menggabungkan sejumlah aspek yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembinaan.
“Melalui Circupas Satu, kami berupaya mengintegrasikan kepedulian lingkungan, pemberdayaan warga binaan, peningkatan keterampilan, serta penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Wisnu kepada Jurnalis Mitra Imigrasi dan Pemasyarakatan (JMIP)
Wisnu menegaskan peluncuran Circupas Satu bukan merupakan akhir dari sebuah proyek perubahan. Menurut dia, momentum tersebut justru menjadi awal untuk membangun ekosistem pemasyarakatan yang dapat terus berkembang.
“Kami menyadari apa yang diluncurkan hari ini bukanlah sebuah akhir, melainkan awal dari sebuah ekosistem pemasyarakatan yang lebih adaptif, produktif, transparan, kolaboratif, dan terus berkelanjutan,” katanya.
Konsep tersebut menempatkan warga binaan sebagai salah satu bagian penting dalam ekosistem pembinaan. Mereka diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan melalui kegiatan yang produktif dan memiliki nilai guna.
Keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pidana diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman di dalam lapas, tetapi dapat menjadi modal ketika warga binaan kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Dari Keterampilan Menuju Nilai Ekonomi
Circupas Satu berupaya mempertemukan aspek lingkungan, sosial, keterampilan, dan ekonomi dalam satu rangkaian pembinaan.
Pendekatan tersebut membuka peluang bagi berbagai aktivitas pembinaan untuk dikembangkan menjadi kegiatan yang lebih produktif dan memiliki nilai tambah.
Wisnu mengatakan pihaknya ingin memastikan warga binaan memperoleh ruang yang cukup untuk belajar sekaligus mengembangkan potensi.
“Warga binaan memiliki potensi yang harus diberikan ruang untuk berkembang. Kami ingin mereka memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, dan meningkatkan kemampuan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” tutur Wisnu.
Menurut dia, keberlanjutan menjadi faktor penting dalam pengembangan Circupas Satu. Karena itu, inovasi tersebut diharapkan tidak berhenti setelah peluncuran, melainkan terus diperkuat melalui kolaborasi.
“Kami ingin Circupas Satu tidak berhenti sebagai sebuah proyek perubahan. Harapannya, inovasi ini berkembang menjadi budaya kerja dan ekosistem pembinaan yang memberikan manfaat secara nyata,” ujarnya.
Pelaksanaan proyek perubahan Circupas Satu Smart Correctional Circular Hub turut mendapat apresiasi dan dukungan.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat inovasi agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Kolaborasi dinilai penting untuk membuka ruang pengembangan program sekaligus memperluas manfaat pembinaan.
Bagi Lapas Kelas IIA Cibinong, transformasi pemasyarakatan tidak cukup hanya diwujudkan melalui perubahan sistem kerja. Transformasi juga harus terlihat dari kemampuan warga binaan dalam mengembangkan keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.
Dengan Circupas Satu, Lapas Cibinong ingin membangun pola pembinaan yang lebih adaptif, produktif, transparan, kolaboratif, peduli lingkungan, dan berkelanjutan.
Sebuah inovasi yang membawa pesan sederhana: pemasyarakatan bukan hanya tentang membatasi ruang gerak, tetapi juga membuka ruang bagi manusia untuk belajar, berubah, berkarya, dan menyiapkan masa depan yang lebih baik. (ELN)