Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Arya Saloka Kembali Belajar Iqro demi Menghidupkan Sosok Ustaz Adam di “Munafik: Melawan Iblis”
Entertainment

Arya Saloka Kembali Belajar Iqro demi Menghidupkan Sosok Ustaz Adam di “Munafik: Melawan Iblis”

By Darmo Gandul
August 25, 2026

JAKARTA,Ballebale.com -|Ada peran yang cukup dipelajari lewat naskah, ada pula karakter yang menuntut seorang aktor kembali ke dasar. Bagi Arya Saloka, memerankan Ustaz Adam dalam film “Munafik: Melawan Iblis” termasuk yang kedua.

Demi menghidupkan sosok pemuka agama sekaligus praktisi rukiah tersebut, Arya bahkan kembali belajar membaca Iqro. Ia ingin setiap lantunan ayat Al-Qur’an dalam film terdengar tepat dan meyakinkan, bukan sekadar menjadi bagian dari tuntutan akting.

“Memang kami belajar ulang dari Iqro, karena banyak obstacle dalam bacaan itu ya, baik itu panjang pendeknya, huruf-hurufnya dan sebagainya,” ujar Arya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Persiapan tersebut dilakukan sejak awal dirinya bergabung dalam proyek yang merupakan remake dari film horor populer asal Malaysia itu. Arya terlebih dahulu menyaksikan film sebelumnya untuk memahami karakter Ustaz Adam, kemudian mengikuti proses reading bersama para pemain.

Namun, tantangan terbesar justru datang ketika ia harus mendalami aspek keagamaan karakter. Arya belajar langsung bersama Ustaz Adi, mulai dari bacaan yang digunakan dalam adegan rukiah hingga memahami karakter seorang perukiah.

“Yang membuat saya deg-degan adalah bagaimana saya bisa mempelajari dan membaca ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi proses itulah yang sangat menyenangkan,” tuturnya.

Kesungguhan itu terasa pula saat proses syuting. Adegan rukiah dalam film menggunakan lantunan ayat-ayat Al-Qur’an, dengan sebagian besar suara direkam langsung di lokasi. Hanya beberapa bagian yang menjalani proses dubbing untuk kebutuhan efek suara.

Karena sejumlah ayat sudah dihafalnya, Arya mengaku dapat lebih berkonsentrasi pada emosi dan perjalanan batin Adam ketika kamera mulai merekam.

Di tangan sutradara dan tim kreatif, “Munafik: Melawan Iblis” juga tidak sekadar membawa teror supranatural. Film ini berusaha memberi warna Indonesia melalui pendekatan sinematik dan unsur budaya lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Produser Oswin Bonifanz menegaskan, kedekatan dengan penonton Indonesia menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan film. Unsur lokal ditempatkan sebagai bagian penting agar kisah horor religi tersebut memiliki hubungan emosional dengan penonton Tanah Air.

Cerita berpusat pada Adam yang memilih berhenti melakukan rukiah setelah kehilangan sang istri. Namun, keputusan itu berubah ketika ia berusaha menyelamatkan seorang perempuan bernama Fitri. Dari sana, Adam kembali berhadapan dengan teror iblis dan rangkaian kejadian supranatural yang menguji keyakinannya.

Bagi Arya, judul film ini juga memiliki makna yang lebih dalam. Menurutnya, kemunafikan bukan semata-mata persoalan besar yang jauh dari keseharian manusia. Ia bisa muncul ketika perkataan dan perbuatan seseorang tidak berjalan beriringan.

Karena itu, ia berharap “Munafik: Melawan Iblis” tidak hanya menghadirkan ketegangan di dalam bioskop, tetapi juga meninggalkan ruang bagi penonton untuk bercermin.

“Munafik: Melawan Iblis” dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026. Perpaduan horor religi, sentuhan budaya lokal, serta perjuangan Arya Saloka mendalami karakter membuat film ini membawa teror sekaligus refleksi tentang manusia, keyakinan, dan sisi gelap yang mungkin tersembunyi dalam diri sendiri.

Tags:

AryaSalokaFilmHororIndonesiaMunafikMelawanIblis
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

 20 Tahun Berkarya, BCL Buka Babak Baru Lewat “Terpesona” Bersama Josh Flo dan Laleilmanino

Next

Polemik Vespa Dahnil Anzar, Ketum KNPI Serukan Etika Bermedia Sosial, Kritis pada Kebijakan, Bukan Menyerang Pribadi

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Diplomasi Budaya Indonesia–Palestina Menguat, BMDN dan IKB Jabodetabek Siapkan Budayantara Fest 2026
  • Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional, Warga Diimbau Rencanakan Perjalanan
  • SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ UNGKAP KASUS PENEMBAKAN ASN KONSULTAN BPKAD DI YAHUKIMO
  • Polda Metro Jaya Matangkan Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Jelang 24 September
  • Polda Banten Ungkap Hasil Identifikasi Korban Kapal Arupadhatu 1

Archives

  • September 2026 (468)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network