Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Felicia Tangerang Juara The Icon Indonesia, Bawa Pulang Rp300 Juta dan Mobil
Entertainment

Felicia Tangerang Juara The Icon Indonesia, Bawa Pulang Rp300 Juta dan Mobil

By admin
August 4, 2026

 

JAKARTA, Ballebale.com — Perjalanan kompetisi vokal The Icon Indonesia berakhir dengan kemenangan Felicia dari Tangerang. Felicia berhasil meraih posisi pertama setelah mengalahkan Vedra dari Batam dalam babak grand final yang berlangsung di Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (3/8/2026) malam.

Malam penentuan yang disiarkan langsung SCTV itu mempertemukan dua finalis dalam sejumlah tantangan. Felicia dan Vedra tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan vokal secara solo, tetapi juga berkolaborasi dengan grup musik legendaris Dewa19 serta tampil dalam format duet.

Keduanya memberikan penampilan yang mendapat respons positif dari para juri dan penonton. Namun, Felicia akhirnya keluar sebagai pemenang berdasarkan hasil voting yang diumumkan pembawa acara Ananda Omesh di penghujung acara.

“Setelah melewati perjalanan panjang dan melihat dukungan yang diberikan penonton, malam ini Felicia dari Tangerang yang berhasil menjadi juara The Icon Indonesia,” kata Omesh saat mengumumkan hasil voting.

Suasana Studio 6 Emtek City seketika berubah riuh. Felicia yang tampak emosional langsung menerima trofi kemenangan. Selain gelar juara, ia berhak memperoleh hadiah uang tunai Rp300 juta, satu unit mobil, kontrak rekaman bersama Trinity Optima Production, serta beasiswa pendidikan.

Salah satu penampilan yang dinilai menjadi titik penting dalam perjalanan Felicia menuju gelar juara adalah ketika ia membawakan lagu “Pupus” bersama Dewa19.

Alih-alih sekadar mengikuti warna vokal dan aransemen yang sudah dikenal publik, Felicia mencoba memberikan interpretasi berbeda. Sentuhan tersebut membuat lagu yang telah melekat dengan generasi sebelumnya terdengar lebih segar ketika dibawakan oleh penyanyi muda.

Juri Titi DJ menjadi salah satu yang memberikan perhatian terhadap penampilan tersebut. Menurut dia, kolaborasi Felicia dan Dewa19 berhasil menciptakan perpaduan lintas generasi yang terasa natural.

“Tidak terlihat jarak generasi ketika mereka tampil bersama. Felicia justru bisa membawa energi baru ke dalam lagu tersebut, sementara Dewa19 tetap mempertahankan karakter mereka. Hasilnya seperti versi baru dari ‘Pupus’,” ujar Titi DJ.

Penampilan itu sekaligus memperlihatkan salah satu kekuatan Felicia, yakni kemampuannya mengolah lagu lama tanpa kehilangan identitas aslinya.

Meski harus puas sebagai runner-up, Vedra juga mendapatkan apresiasi dari jajaran juri. Salah satu penampilannya yang mencuri perhatian adalah ketika ia memilih membawakan “Bukan Cinta Manusia Biasa”, lagu ciptaan Ahmad Dhani yang tidak termasuk karya Dewa19 yang paling sering dibawakan dalam berbagai panggung.

Pilihan tersebut justru menjadi pertaruhan bagi Vedra. Ia harus membuat lagu yang relatif jarang terdengar itu kembali menarik perhatian penonton.

Ahmad Dhani mengakui keputusan Vedra memilih lagu tersebut cukup berani. Menurut Dhani, interpretasi Vedra membuat lagu yang sebelumnya kurang populer kembali terdengar memiliki daya tarik.

“Ini memang bukan lagu yang paling dikenal publik. Namun, Vedra mampu menemukan sisi lain dari lagu itu sehingga ketika dinyanyikan kembali, terdengar menarik,” kata Dhani.

Sebelum hasil voting diumumkan, kedua finalis juga tampil bersama membawakan lagu “Andaikan Kau Datang” milik Koes Plus. Harmonisasi keduanya menjadi salah satu penampilan yang memperlihatkan kualitas vokal Felicia dan Vedra sebagai dua peserta terbaik dalam kompetisi tersebut.

Gelar juara membuat Felicia tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Ia mengaku tidak pernah membayangkan perjalanan kompetisi yang dijalaninya akan berakhir dengan trofi kemenangan.

Felicia kemudian menyampaikan terima kasih kepada keluarga, tim yang mendampinginya selama kompetisi, SCTV, serta para pendukung yang terus memberikan dukungan.

“Saya sangat bersyukur karena diberi kesempatan sampai sejauh ini. Kemenangan ini tentu tidak saya jalani sendirian. Ada keluarga, tim, dan orang-orang yang terus memberikan dukungan selama proses kompetisi,” ujar Felicia.

Bagi Felicia, kemenangan tersebut bukanlah garis akhir. Justru, trofi The Icon Indonesia menjadi awal dari perjalanan profesionalnya sebagai penyanyi.

Ia berharap dapat mempertahankan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya melalui karya-karya baru setelah kompetisi berakhir.

“Saya ingin menjadikan kemenangan ini sebagai awal untuk terus berkarya. Dukungan dari orang-orang yang sudah mengikuti perjalanan saya menjadi energi untuk melangkah lebih jauh,” kata Felicia.

Dengan kemenangan tersebut, Felicia kini memiliki modal penting untuk memasuki industri musik profesional. Trofi The Icon Indonesia, kontrak rekaman, hingga dukungan pendidikan menjadi bekal awal bagi penyanyi asal Tangerang itu untuk membangun karier setelah kompetisi berakhir.

Tags:

FeliciaSCTVThe icon Indonesia
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Ketika Pendidikan Menjadi Jembatan, Anak Rentan Sosial Kembali Menata Masa Depan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Felicia Tangerang Juara The Icon Indonesia, Bawa Pulang Rp300 Juta dan Mobil
  • Ketika Pendidikan Menjadi Jembatan, Anak Rentan Sosial Kembali Menata Masa Depan
  • Ifan Seventeen Menyapa Luka Lama Lewat “Apa Kabar” Versi Baru yang Lebih Emosional
  • Menag dan UI Dorong Kawasan Multifaith, Simbol Keberagaman Indonesia di Lingkungan Kampus
  • Meutya Hafid: Hoaks Demo Jelang HUT RI Jangan Dibiarkan Menyesatkan Publik

Archives

  • August 2026 (29)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network