Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Lifestyle/Rumah Ibadah Jadi Ruang Dialog, BLA Semarang dan Vihara Tanah Putih Perkuat Moderasi Beragama
Lifestyle

Rumah Ibadah Jadi Ruang Dialog, BLA Semarang dan Vihara Tanah Putih Perkuat Moderasi Beragama

By Darmo Gandul
July 24, 2026

SEMARANG,BalleBale.com – Di tengah kemajemukan Indonesia, menjaga kerukunan tidak cukup hanya melalui regulasi pemerintah. Ruang-ruang perjumpaan antarmasyarakat dinilai menjadi kunci untuk merawat toleransi, salah satunya melalui peran rumah ibadah sebagai pusat pembelajaran moderasi beragama.

Pandangan itu mengemuka dalam kemitraan yang dibangun Balai Litbang Agama (BLA) Semarang bersama Vihara Tanah Putih Semarang. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat praktik moderasi beragama melalui interaksi langsung lintas umat, sehingga nilai toleransi tidak berhenti sebagai konsep, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kepala Balai Litbang Agama Semarang, Moch. Muhaemin, mengatakan Indonesia memiliki kekayaan berupa keberagaman agama, suku, budaya, dan kepercayaan yang harus dirawat dengan sikap saling menghormati.

“Bangsa kita adalah bangsa yang majemuk. Keberagaman merupakan anugerah, tetapi juga menuntut kedewasaan kita dalam bersikap. Karena itu, penguatan moderasi beragama menjadi sangat penting agar kehidupan bermasyarakat tetap harmonis dan damai,” ujarnya di Semarang,Kamis(23/7)

Menurut Muhaemin, keberhasilan moderasi beragama tidak dapat diwujudkan hanya melalui kebijakan pemerintah. Rumah ibadah memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan menjadi ruang pembelajaran nilai-nilai toleransi, persaudaraan, serta kebangsaan.

Ia menilai kemitraan dengan rumah ibadah dapat menghadirkan praktik nyata moderasi beragama. Melalui interaksi antarkelompok yang berbeda latar belakang, masyarakat dapat belajar membangun rasa saling percaya dan menghargai perbedaan.

Muhaemin berharap rumah ibadah terus berkembang tidak hanya sebagai tempat menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi pusat dialog lintas iman, pendidikan kebangsaan, dan penguatan persaudaraan dalam kehidupan berbangsa.

Komitmen serupa disampaikan Kepala Vihara Tanah Putih Semarang, Bhikkhu Cattamano Mahāthera. Menurutnya, vihara secara konsisten membuka ruang bagi berbagai kegiatan sosial, meditasi, dan dialog lintas iman yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman, Vihara Tanah Putih juga menyediakan berbagai fasilitas bagi peserta Muslim yang mengikuti kegiatan lintas iman agar seluruh peserta dapat beraktivitas dengan nyaman sesuai keyakinannya.

Bhikkhu Cattamano menjelaskan, kegiatan di vihara secara rutin melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, seniman, budayawan, akademisi, hingga penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi sarana membangun ruang perjumpaan yang mempererat persaudaraan.

Menurutnya, dialog dan perjumpaan langsung menjadi cara efektif mengikis prasangka yang kerap muncul akibat minimnya interaksi. Ketika masyarakat dari latar belakang berbeda saling mengenal, yang tumbuh bukan lagi kecurigaan, melainkan pemahaman dan keinginan hidup berdampingan secara damai.

Ia menambahkan, pengalaman bersama melalui dialog maupun meditasi lintas iman memperlihatkan bahwa setiap agama pada dasarnya mengajarkan nilai-nilai kebaikan, penghormatan terhadap sesama, serta upaya menghadirkan kedamaian dalam kehidupan bersama.(**)

Tags:

BLAKerukunanUmatModerasiBeragamaViharaTanahPutihToleransi
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Di Tengah Krisis Pasca-Bencana, Asisten Sekda Gayo Lues Nevi Rizal Mundur: “Jaga Integritas Institusi dari Dampak Flexing Anak”

Next

Nanik Deyang Mundur dari Kepala BGN, Akui Trauma Pegang Anggaran Ratusan Triliun

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Diplomasi Budaya Indonesia–Palestina Menguat, BMDN dan IKB Jabodetabek Siapkan Budayantara Fest 2026
  • Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional, Warga Diimbau Rencanakan Perjalanan
  • SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ UNGKAP KASUS PENEMBAKAN ASN KONSULTAN BPKAD DI YAHUKIMO
  • Polda Metro Jaya Matangkan Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Jelang 24 September
  • Polda Banten Ungkap Hasil Identifikasi Korban Kapal Arupadhatu 1

Archives

  • September 2026 (468)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network