Bina Mutiara Melesat, Putra Sejati Dibungkam Tujuh Gol di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026
JAKARTA,BalleBale,com — Bina Mutiara semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama Liga Jakarta U-17. Pada laga pekan keempat Grup Merah yang berlangsung Minggu (19/7), mereka tampil dominan dengan membungkam Putra Sejati 7-1 sekaligus mempertahankan catatan sempurna musim ini.
Kemenangan telak tersebut mengukuhkan Bina Mutiara di puncak klasemen sementara dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan. Mereka unggul dua angka atas Tunas Betawi yang pada laga lain juga berhasil meraih kemenangan atas PSF FA. Sebaliknya, Putra Sejati masih terbenam di dasar klasemen dengan satu poin hasil satu kali imbang dan tiga kekalahan.
Sempat dikejutkan gol cepat Prayudha Dwi Ramadhan pada menit ketiga, Bina Mutiara tidak membutuhkan waktu lama untuk bangkit. Rehan Pratama menyamakan kedudukan pada menit kedelapan sebelum Junior Ale Siyanto membawa timnya berbalik unggul semenit berselang.
Muhammad Feroz Rahman memperlebar keunggulan pada menit ke-16. Arfrel Rezky Saputra kemudian menjadi bintang pertandingan lewat torehan hattrick pada menit ke-13, 44, dan 69, sementara Stewart Farrel Sormin ikut menyumbang satu gol pada menit ke-61 untuk melengkapi pesta tujuh gol Bina Mutiara.

Pelatih Bina Mutiara, Rizky Nurpirdaus, menyebut kemenangan besar itu merupakan buah dari evaluasi menyeluruh setelah penampilan tim pada laga sebelumnya dinilai belum mencapai standar yang diinginkan.
“Anak-anak mampu menjalankan instruksi yang kami berikan saat latihan. Selain itu, beberapa pemain utama sudah kembali masuk asrama sehingga kami bisa memainkan formasi terbaik,” ujar Rizky.
Menurutnya, kembalinya sejumlah pemain inti membuat keseimbangan permainan tim meningkat, baik dalam membangun serangan maupun saat bertahan. Efektivitas penyelesaian akhir pun ikut terdongkrak sehingga peluang yang tercipta mampu dikonversi menjadi gol.

Di sisi lain, pelatih Putra Sejati, Saarih, mengakui timnya kehilangan kekuatan akibat absennya tiga pemain inti, termasuk sang kapten. Kondisi tersebut membuat lini tengah kesulitan mengimbangi permainan lawan.
“Tiga pemain inti kami tidak bisa bermain karena mengikuti kegiatan sekolah. Tidak ada yang mampu mengatur serangan, sementara kemampuan individu pemain juga belum merata. Kami sudah mencoba mengubah pola bermain agar lebih terbuka pada babak kedua, tetapi hasilnya tetap belum berubah,” kata Saarih.
Empat kemenangan beruntun dengan produktivitas gol yang terus meningkat menjadi sinyal kuat bahwa Bina Mutiara tengah berada di jalur yang tepat. Jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir fase grup, peluang mereka menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke putaran kedua Liga Jakarta U-17 terbuka sangat lebar.|Foto : Prass