Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Fadli Zon: Musik Indonesia Punya Peluang Besar Menaklukkan Pasar Dunia
Entertainment

Fadli Zon: Musik Indonesia Punya Peluang Besar Menaklukkan Pasar Dunia

By Darmo Gandul
October 28, 2026

MAKASAR,Ballebale.com — Kementerian Kebudayaan menggelar Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/10/2026). Forum ini menjadi ruang untuk merumuskan langkah konkret memperkuat ekosistem musik nasional, mulai dari pendidikan dan penciptaan karya hingga distribusi serta perlindungan hak cipta.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, tema KMI 2026, Bergerak Bersama Mengimplementasikan Ekosistem Musik Indonesia yang Berdaulat, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun industri musik yang berkelanjutan.

Menurut Fadli, pengembangan musik Indonesia tidak cukup berhenti pada gagasan dan rekomendasi. Diperlukan program serta kebijakan nyata yang mampu memperkuat ekosistem musik dari hulu hingga hilir.

“Melalui KMI 2026, kita berangkat dari gagasan menuju implementasi, dari kumpulan rekomendasi menjadi program dan kebijakan, sehingga tidak berhenti pada rekomendasi semata,” ujar Fadli.

Ia menekankan, kolaborasi nasional perlu semakin terintegrasi, mencakup pendidikan dan pengembangan talenta, penciptaan karya, produksi, distribusi, hingga perlindungan hak para pelaku musik.

Musik Indonesia Semakin Mendunia

Fadli menilai perkembangan musik Indonesia menunjukkan tren positif. Karya musisi lokal semakin mendapat tempat di pasar domestik sekaligus menjangkau pendengar internasional.

Berdasarkan data Spotify yang disampaikan Fadli, sepanjang 2025 karya musisi Indonesia ditemukan lebih dari 6,3 miliar kali oleh pendengar baru. Royalti yang dihasilkan karya musisi Indonesia melalui platform tersebut juga meningkat lebih dari 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sekitar 60 persen royalti tersebut, menurut Fadli, berasal dari pendengar luar negeri, antara lain Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Malaysia, dan Inggris.

Data itu menunjukkan potensi musik Indonesia untuk memperluas jangkauan pasar global. Bagi pemerintah, penguatan ekosistem musik perlu berjalan beriringan dengan peningkatan apresiasi terhadap karya lokal dan perlindungan hak para penciptanya.

“Perkembangan musik yang luar biasa terlihat di Indonesia. Data Spotify sepanjang 2025 menunjukkan bahwa karya musisi Indonesia ditemukan lebih dari 6,3 miliar kali oleh pendengar baru,” kata Fadli.

Musik Tradisi dan Kreativitas Generasi Baru

Selain memperkuat industri musik modern, Kementerian Kebudayaan menaruh perhatian pada keberlanjutan musik tradisi. Salah satu program yang disoroti adalah Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI), yang bertujuan menghidupkan kembali musik tradisional di berbagai kota.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam ekosistem musik sekaligus menjaga keberagaman tradisi yang diwariskan antargenerasi.

Fadli mengatakan, kekayaan budaya Indonesia tidak hanya tercermin dalam musik tradisional, tetapi juga dalam musik kontemporer dan berbagai karya lintas genre.

Perpaduan tradisi dan musik modern, menurut dia, menjadi salah satu kekuatan kreativitas musisi Indonesia. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga membuka peluang baru dalam penciptaan, produksi, distribusi, dan pengelolaan musik.

“Di depannya, kreativitas itu semakin tidak terbatas dengan begitu banyaknya talenta-talenta yang ada di Indonesia, serta adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola ekosistem musik,” ujarnya.

Melalui KMI 2026, berbagai potensi dan tantangan tersebut dibahas sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem musik yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas budaya bangsa.

Pemerintah Siapkan Ruang Kolaborasi

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo turut memaparkan arah dan tujuan KMI 2026, dengan merujuk pada pelaksanaan konferensi sebelumnya.

Giring menegaskan, pemerintah berperan sebagai fasilitator untuk mendorong kemajuan ekosistem musik nasional. Upaya itu mencakup pembenahan infrastruktur, penyempurnaan regulasi, serta penyediaan ruang dialog yang inklusif bagi para pelaku industri musik.

Ia meyakini kekayaan budaya, keberagaman karya, dan kreativitas musisi Indonesia menjadi modal penting untuk memperluas pengaruh musik nasional di tingkat internasional.

“Kami meyakini bahwa musik Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa besar untuk mewarnai dunia, karena kita mempunyai kekayaan kebudayaan, keberagaman karya, serta kreativitas para musisi Tanah Air,” kata Giring.

Menurut dia, karakter khas Indonesia justru dapat menjadi kekuatan dalam memperkenalkan musik nasional kepada masyarakat dunia.

Pembukaan KMI 2026 turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, serta Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Hermansyah Siregar.

Hadir pula perwakilan organisasi dan asosiasi musik, musisi, pencipta lagu, akademisi, serta pelaku industri musik.

Melalui KMI 2026, Kementerian Kebudayaan berharap terbangun sinergi yang lebih kuat untuk menghasilkan kebijakan transformatif, memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pelaku seni, serta meningkatkan daya saing musik Indonesia di pasar global.

Dengan demikian, musik Nusantara tidak hanya menjadi bagian dari identitas budaya bangsa, tetapi juga memiliki ruang lebih luas untuk tumbuh, berkembang, dan menjangkau pendengar dunia.[**]Dokumentasi:Vidhy Fellizano Sfinoza.[**]

Tags:

FadliZonGiringGaneshaKMI2026MusikIndonesiaRoyaltiMusik
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemprov DKI Bebaskan Ijazah 2.810 Warga Senilai Rp4,67 Miliar, Buka Jalan Menuju Dunia Kerja

Next

NNCC Tiongkok Apresiasi Polri Ungkap Jaringan Narkotika Internasional di Aceh

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Polda Metro Jaya Apresiasi Aksi Damai di Jakarta, Arus Lalu Lintas Kembali Normal
  • Polri Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi secara Damai dan Jaga Fasilitas Publik
  • Kadivhumas Polri Apresiasi Penyampaian Aspirasi yang Tertib
  • NNCC Tiongkok Apresiasi Polri Ungkap Jaringan Narkotika Internasional di Aceh
  • Fadli Zon: Musik Indonesia Punya Peluang Besar Menaklukkan Pasar Dunia

Archives

  • October 2026 (394)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network