Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Army and Police/Karhutla Ancam Habitat Orangutan, Baharkam Polri Terjunkan Tim SAR ke Kalteng
Army and Police

Karhutla Ancam Habitat Orangutan, Baharkam Polri Terjunkan Tim SAR ke Kalteng

By admin
October 23, 2026

 

Jakarta, BalleBale.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga kehidupan satwa liar yang menghuni kawasan hutan, termasuk orangutan.

 

Mengantisipasi ancaman tersebut, Baharkam Polri menerjunkan tim Search and Rescue (SAR) untuk memperkuat upaya perlindungan dan penyelamatan satwa liar di wilayah Kalimantan Tengah.

 

Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Kabaharkam Polri Komjen Herry Heryawan dalam memastikan penanganan karhutla turut memperhatikan keselamatan satwa dan kelestarian ekosistem.

 

Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Tory Kristianto mengatakan, kebakaran hutan membawa dampak yang jauh lebih luas dari sekadar hilangnya kawasan vegetasi. Satwa liar menghadapi ancaman kehilangan habitat, kesulitan mencari makan, hingga gangguan kesehatan akibat kabut asap.

 

“Karhutla bukan hanya persoalan kebakaran hutan. Ada kehidupan satwa yang juga harus kita selamatkan. Karena itu, upaya penanganannya harus menyeluruh, termasuk memastikan satwa liar tetap terlindungi,” ujar Tory, Jumat (23/10/2026).

 

Untuk memastikan kesiapan penanganan di lapangan, Tory bersama tim Baharkam Polri melakukan koordinasi dengan Kapolda Kalimantan Tengah dan jajaran pada Kamis (22/10).

 

Koordinasi tersebut dilanjutkan dengan peninjauan ke Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS), lembaga konservasi yang menangani penyelamatan dan rehabilitasi orangutan.

 

Di lokasi itu, tim melihat langsung kondisi satwa dan fasilitas rehabilitasi, sekaligus mendalami langkah penanganan orangutan yang berisiko mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.

 

“Kami ingin memastikan penanganan satwa dilakukan dengan baik, termasuk mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan orangutan. Jangan sampai kebakaran yang terjadi justru menimbulkan ancaman lebih besar bagi keberlangsungan hidup mereka,” katanya.

 

Tidak berhenti di sana, tim Baharkam Polri juga mengevaluasi kesiapan personel dan peralatan SAR bersama jajaran Satbrimob Polda Kalimantan Tengah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan dukungan evakuasi dapat segera digerakkan apabila kondisi kebakaran memburuk.

 

Tim kemudian melanjutkan perjalanan ke Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, untuk berkoordinasi dengan petugas Polisi Kehutanan dan memperkuat pemantauan di wilayah yang berpotensi terdampak karhutla.

 

Menurut Tory, penyelamatan satwa liar membutuhkan kerja sama banyak pihak. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan petugas kehutanan, lembaga konservasi, pemerintah daerah, dan masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan.

 

“Yang paling penting adalah membangun kesiapan bersama. Ketika ada satwa yang terancam, kita harus tahu siapa yang bergerak, bagaimana cara mengevakuasinya, dan ke mana satwa tersebut harus mendapatkan penanganan,” jelasnya.

 

Tory menegaskan, perlindungan satwa liar merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.

 

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, ia berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya tumbuh di kalangan petugas, tetapi juga menjadi kesadaran bersama seluruh masyarakat.

 

“Hutan adalah rumah bagi banyak kehidupan. Menjaganya bukan hanya soal melindungi alam hari ini, tetapi juga memastikan generasi mendatang masih bisa menikmati kekayaan hayati Indonesia,” pungkas Tory.

Tags:

kebakaran hutan dan lahan (karhutla)Orang Hutansatwa liar
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Polisi Selamatkan Induk dan Anak Orang Utan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah

Next

Anak Muda Diburu Sosok Bertopeng di Hutan, Film Datang Akan Pergi Siap Teror Bioskop

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Polri Bersama Gekrafs Lakukan MoU, Komitmen Lindungi Karya dan Dorong Potensi Ekraf
  • Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya Gelar Bakti Kesehatan dan Salurkan 1.000 Paket Sembako di Kampung Ambon
  • MINGGU KASIH, KAPOLRES METRO BEKASI KOTA PERERAT SILATURAHMI DENGAN JEMAAT GEREJA KRISTEN PASUNDAN
  • Dari Transportasi Gratis hingga Standar Gold Label, Jakarta Perkuat Daya Tarik JRF 2026
  • Iwan Fals Sambangi Liga Jakarta U-17, Kaget Saksikan Perkelahian Pemain

Archives

  • October 2026 (341)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network