Skip to content
Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

Balle Bale Balle Bale

MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi

Find Us

Address
123 Main Street
New York, NY 10001

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

  • HOME
  • News
  • Jakarta News
  • Army and Police
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Sport
  • Redaksi
Close

Search

Home/Entertainment/Guruh Soekarno Putra Persembahkan “Untuk Indonesia”, Satukan Seni dan Kepedulian untuk Anak Penyintas Kanker

Guruh Soekarno Putra Persembahkan “Untuk Indonesia”, Satukan Seni dan Kepedulian untuk Anak Penyintas Kanker

By Darmo Gandul
August 21, 2026

JAKARTA,Ballebale.com — Seni tidak selalu berhenti pada keindahan. Di tangan seniman yang menempatkan empati sebagai pijakan, karya dapat menjadi ruang untuk menyuarakan mereka yang sedang berjuang.

Semangat itulah yang kembali ditunjukkan Guruh Soekarno Putra, putra Proklamator Republik Indonesia Ir. Soekarno. Sang maestro seni pertunjukan akan mempersembahkan pergelaran bertajuk “Untuk Indonesia” di Deheng House, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026) pukul 16.00 WIB.

Pergelaran tersebut bukan sekadar pertunjukan seni. “Untuk Indonesia” dirancang sebagai aksi penggalangan dana bagi anak-anak penyintas kanker sekaligus ruang dukungan psikososial untuk menumbuhkan kembali rasa percaya diri dan harapan mereka.

Melalui seni, sastra, dan budaya, Guruh ingin menghadirkan pesan tentang keberpihakan sekaligus kepedulian terhadap persoalan sosial. Seni ditempatkan sebagai medium untuk merangkai solidaritas dan menghadirkan ruang emosional yang positif bagi anak-anak yang telah melewati masa sulit.

“Kegiatan ini tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga membangun ruang emosional yang positif bagi anak-anak penyintas kanker,” ujar Guruh.

Menurut dia, dukungan dari komunitas seni diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa perjuangan anak-anak tersebut tidak mereka jalani sendirian.

“Memberikan pesan kepada anak-anak bahwa masa depan mereka berharga dan banyak orang peduli pada perjuangan mereka,” kata pendiri Swara Maharddhika Group tersebut.

Meluncurkan Paduan Suara Gema Indonesia

“Untuk Indonesia” sekaligus menjadi momentum peluncuran Paduan Suara Gema Indonesia, kelompok paduan suara binaan Guruh Sukarno Putra.

Sejumlah seniman dijadwalkan tampil dalam pergelaran tersebut, antara lain Marcell Siahaan, Kinarya GSP, Putri GSP, Gema Indonesia, serta I Ketut Gunawan Sandika.

Acara ini juga melibatkan sejumlah gadis sampul, yakni Starrisya Andhita, Fae Bernice Robin, Jane Callista, dan Kacamelyv Prakaca. Penampilan khusus akan diberikan Melvina Patricia, penyintas kanker yang kini telah pulih.

Panggung “Untuk Indonesia” akan dipandu Soraya Haque dan Ai Syarief.

Bagi Guruh, kehadiran para seniman dalam acara tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan ekspresi artistik dengan kepedulian sosial. Panggung bukan hanya tempat mempertontonkan karya, tetapi juga ruang untuk menghidupkan kembali optimisme.

Wastra Karya Guruh Ikut Dilelang

Kepedulian itu juga diwujudkan melalui lelang sejumlah wastra atau kain tradisional karya Guruh Sukarno Putra. Selain itu, akan dilelang wastra karya anak-anak penyintas kanker serta berbagai karya dari Ndara Pearls.

Seluruh hasil penggalangan dana dari kegiatan tersebut akan disumbangkan kepada Yayasan Kanker Anak Indonesia.

“Hasil penggalangan dana melalui kegiatan ini langsung disumbangkan kepada Yayasan Kanker Anak Indonesia,” ujar Guruh.

Pergelaran ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Yayasan Kanker Anak Indonesia serta Celltech Stem Cell Centre yang didukung Prof. Dr. Deby Vinski, MScAA, PhD.

Dukungan juga datang dari Deheng House, Viva Cosmetics, Batik Chic, Ai Syarif 1965, PT Kara Santan Pertama, Vivi Nici, Al Hayyu Carpets, MW Music Studio, Quantum Group, dan Ndara Pearls, serta sejumlah lembaga donor lainnya.

Pada akhirnya, “Untuk Indonesia” ingin menegaskan satu hal sederhana: seni dapat menjadi bahasa yang melampaui panggung. Ia dapat menjadi cara untuk merawat harapan, menguatkan mereka yang tengah berjuang, sekaligus mengingatkan bahwa kepedulian adalah bagian penting dari kebudayaan.

Tags:

DPRRIGSPGuruhSoekarnoPDIPSeniBudaya
Author

Darmo Gandul

Follow Me
Other Articles
Previous

Imam Tantowi Berpulang, Sineas di Balik Soerabaia 45 hingga Fatahillah

Next

Beautiful Pain: Ketika Luka Tak Lagi Disimpan Sendiri

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About This Site

Balle bale  “MENGHATARKAN BERITA TERBAIK DAN TERPERCAYA”

Recent Posts

  • Polda Lampung Gerebek Tiga Lokasi Diduga Rawan Narkotika di Pesawaran, Temukan Sabu dan Alat Hisap
  • Briptu Yosafat Riski Raih Emas Muaythai PORPROV XV Jabar 2026
  • Pendidikan sebagai Perlawanan: Manifesto Pemuda Adat Kalai Anim di Tanah Merauke

Archives

  • November 2026 (118)
  • October 2026 (435)
  • September 2026 (594)
  • August 2026 (269)
  • July 2026 (362)
  • June 2026 (53)

Find Us

Address
Jakarta Selatan
DKI Jakarta , Indonesia

Hours
Monday–Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

Copyright 2026 — Balle Bale. All rights reserved. MTM Network